Rapat Paripurna DPRD Kota Metro tentang pengambilan keputusan terhadap Raperda Kota Metro tentang APBD TA 2019

DPRD Kota Metro kembali menggelar Rapat Paripurna DPRD Kota Metro Pembicaraan Tingkat II tentang pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Metro tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun anggaran 2019, yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Metro, Jumat (30/11/2018).


Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Metro, Anna Morinda ini, diawali dengan penyampaian laporan Badan Anggaran DPRD Kota Metro, dilanjutkan dengan pendapat akhir Fraksi-fraksi DPRD Kota Metro, dan Permintaan Persetujuan dari Anggota DPRD Kota Metro.

Walikota Metro, Achmad Pairin, didalam sambutannya mengatakan bahwa pada rapat paripurna tanggal 26 November 2018 lalu, telah disampaikan Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Metro TA 2019. Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tersebut, maka rancangan APBD tersebut harus dibahas bersama DPRD sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Setelah adanya persetujuan bersama pada hari ini (Jumat 30 November 2018) akan segera kita serahkan kepada Pemerintah Provinsi Lampung guna dievaluasi, untuk kemudian akan dilaksanakan pengesahan menjadi Peraturan Daerah Kota Metro”, jelasnya.

Penerapanperencanaan keuangan daerah dan APBD yang dilatarbelakangi oleh meningkatknya tuntutan masyarakat Kota Metro terhadap pelayanan publik yang ekonomis, efisien, efektif, transparan, akuntabel, dan responsif. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menghasilkan APBD yang benar-benar mencerminkan kepentingan dan pengharapan dari masyarakat daerah setempat terhadap pengelolaan keuangan daerah secara ekonomis, efisien, dan efektif.

Lanjutnya, pada sidang Paripurna ini, telah didengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD yang sangat konstruktif dalam mengkritisi substansi dan materi Rancangan APBD Kota Metro tahun anggaran 2019.

A. Pairin menyampaikan, ada beberapa yang menjadi prioritas bersama dalam penyampaian tersebut, yakni terhadap kegiatan penataan Pasar Cendrawasih, Peningkatan Sarana dan Prasarana Kesehatan terutama pelayanan cuci darah dan klinik jantung di RSUD Ahmad Yani, Peningkatan SDM Aparatur terutama tenaga pendidik, pendukung sarana prasarana maupun peningkatan kapasitas SatpolPP.

Kemudian terhadap beberapa pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2018 dan dianggarkan kembali pada tahun 2019 seperti Pembangunan MCC dan Pelaksanaan Perjalanan Umroh serta wisata Rohani akan kami laksanakan dengan reviu dan perbaikan-perbaikan sesuai dengan catatan-catatan yang disampaikan oleh anggota dewan.

“Terkait dengan hasil reses anggota DPRD untuk kegiatan peningkatan sarana dan prasarana seperti pembangunan jalan lingkungan, bantuan rumah ibadah, pembangunan drainase, dan bantuan sumur bor, tentu kami mengucapkan banyak terimakasih, kerana selain dari, reses tersebut menjadi masukan bagi kami untuk mengetahui kebutuhan rill masyarakat,” terang Pairin.

Tambahnya, ia menjelaskan, sebagian besar hasil reses telah diakomodir dalam perncanaan APBD dengan memperhatikan proporsi wilayah dan kebutuhan konstituen, dan untuk memberikan manfaat nyata secara langsung akan dilakukan percepatan proses administrasi sehingga pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan dapat berjalan pada triwulan I tahun 2019.

“Hasil reses, selanjutnya akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan bapak dan ibu sehingga perencanaan yang kami lakukan dapat lebih tepat sasaran dengan menetapkan lokasi dan jenis kegiatan, seperti contoh perbaikan Jalan Pala 6 dan 7 Iring Mulyo, kemudian drainase Jalan Merpati Hadimulyo Timur, drainase antara Jalan Bungur dan Jalan Dahlia, pembangunan sumur bor RW 03 RT 19 Kelurahan Purwosari dan rehab bangunan di Kecamatan Metro Timur,” ujarnya.

“Sehubungan dengan saran-masukan tersebut, kembali kami mengucapkan terima kasih yang sangat mendalam, dan saran-masukan ini akan kami tindaklanjuti lebih nyata oleh OPD terkait,” ucap Pairin.

Dalam sidang ini, dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota Metro, Ketua DPRD Kota Metro beserta jajaran, Fokorpimda Kota Metro, Sekda, Staf Ahli, Asisten, dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Metro.

Walikota Metro Serahkan 22 Unit Kendaraan Dinas Roda Dua Untuk Lurah Se-Kota Metro

Walikota Metro membagikan kendaraan dinas sebanyak 22 kendaraan dinas roda dua  bagi 22 Lurah se-Kota Metro yang berlangsung di Aula BPKAD Kota Metro, pada Rabu (28/11/18).

Sebelumnya, BPKAD Kota Metro melalui bidang aset menarik 22 kendaraan lama yang digunakan oleh lurah se-Kota Metro untuk diganti dengan kendaraan baru yang telah dianggarkan oleh pemerintah untuk menunjang kinerja para lurah yang ada di lingkungan Kota Metro.

Walikota Metro, Achmad Pairin mengatakan , penyerahan kendaraan  yang lama dengan digantikannya oleh kendaraan baru dimaksudkan untuk memicu kinerja lurah untuk menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, sehingga dapat berkomunikasi dengan baik atar lurah dan RW/RT dan masyarakat.

“Diberikannya kendaraan dinas yang baru semoga dapat membuat kinerja lurah yang ada di Kota Metro tidak menurun, bahkan harus lebih baik lagi,” Tutur Pairin.

Harapannya, seluruh lurah yang ada di Kota Metro dapat menjaga dan merawat kendaraan yang merupakan aset  pemerintah.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Metro, Supriyadi melaporkan, kendaraan dinas  tersebut berasal dari Pemerintah Kota Metro.

Untuk pembelian motor itu, menurut Supriyadi, 22 Unit kendaraan dinas roda dua tersebut mengunakan  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 .

Acara ditutup dengan penyerahan secara simbolis oleh Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro kepada perwakilan lurah.

Dalam acara tersebut turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Metro, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekda Kota Metro, Kepala Bappeda Kota Metro, Camat Metro Utara, dan Lurah se-Kota Metro.

Metro Kembali Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik

Pemerintah Kota Metro kembali meraih penghargaan dalam bidang Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima tahun 2018 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Tiga role model pelayanan publik di Metro yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP), dan Rumah Sakit Umum Daerah Metro mendapatkan menghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB, Syafruddin kepada Wali Kota Metro, Achmad Pairin, di Rafflesia Grand Ballroom Balai Kartini Jakarta, Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018).

Wali Kota Metro, Achmad Pairin mengaku bersyukur lantaran Kota Metro bisa mendapatkan tiga penghargaan sekaligus. Untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro mendapatkan predikat A (Prima), RSUD A.Yani memperoleh predikat A- (Sangat Baik), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu  Satu Pintu (PMPTSP) memperoleh predikat B (Baik). Bahkan khusus untuk Disdukcapil yang memperoleh predikat Prima di secara nasional hanya ada 2 Kota, yaitu Kota Metro dan Kota Banjarmasin.

Keberhasilan Kota Metro meraih tiga penghargaan sekaligus tersebut telah melalui tahapan penilaian dan evaluasi ketat yang dilakukan oleh Kementerian PAN RB secara daring (online) dan verifikasi faktual ke lapangan. Achmad Pairin menyatakan penghargaan yang diraih tersebut merupakan wujud aprèsiasi Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah yang dengan sungguh-sungguh melakukan penataan dan peningkatan kualitas pelayanan publik serta berbagai inovasi yang telah dibuat.

Achmad Pairin mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat kota Metro, utamanya kepada SKPD terkait yang meraih penghargaan ini. Dirinya juga menyatakan bahwa penghargaan yang diterima bukanlah merupakan tujuan akhir, justru yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan langsung kemudahan, kepastian dan keterbukaan sebagai penerima pelayanan publik.

Dalam kesempatan pemberian penghargaan tersebut, Walikota Metro didampingi oleh Sekretaris Daerah   A. Natsir AT, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Maria Fitri Jayasinga, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro Edy Pakar, Direktur RSUD A. Yani Metro Erla Andrianti, Kabag Organisasi Setda Kota Metro Edi Wijaya, dan Kabag Protokol Sapto Yuwono.

Disdukcapil Kota Metro Raih Penghargaan Dari Menteri PANRB

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Metro meraih penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima tahun 2018 yang digelar di Rafflesia Grand Ballroom Balai Kartini Jakarta, Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan (27/11).

Walikota Metro Achmad Pairin, yang didampingi oleh Sekda Kota Metro A. Natsir AT, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Maria Fitri Jayasinga, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro Edy Pakar, Direktur RSUD Ahmad Yani Metro Erla Andrianti, Kabag Organisasi Setda Kota Metro Edi Wijaya, dan Kabag Protokol Setda Kota Metro Sapto Yuwono, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin itu, sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima tahun 2018.

Peresmian Pusat Pemasaran Produk UMK Center Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membuka pusat pemasaran produk “UMK Center Kota Metro” yang berlokasi di Nuwo Intan Metro, pada Kamis (22/11/18).

UMK Center Nuwo Intan Kota Metro menjadi tempat mempromosikan dan memasarkan produk-produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari dari berbagai kelompok usaha masyarakat Kota Metro.

Walikota Metro yang diwakili oleh Assisten II, Prayetno menyampaikan apresiasinya atas dibukanya pemasaran bersama UMK Central Nuwo Intan yang sejalan dengan visi Kota Metro  sebagai Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembanggunan  Partisipatif.

“Yang mana misi Kota Metro adalah Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat Berbasis Ekonomi Kerakyatan melalui sektor Perdagangan, Jasa, Pertanian dan Pariwisata” Tutur Prayetno dalam sambutannya di Nuwo Intan.

Lanjutnya, Menurut data dari Dinas Koperasi, UMK, Usaha Menengah dan Perindustrian  Kota Metro berjumlah 8.113 (delapan ribuseratus tiga puluh tiga ribu)  dengan Rincian Usaha Mikro berjumlah 7.086 dan Usaha Kecil berjumlah 956 sedangkan usaha menengah berjumlah 91 Pelaku Usaha.

Harapannya, dengan adanya  adanya UMK Center di Kota Metro dapat membantu pelaku usaha yang ada di Kota Metro dalam mengembangkan ataupun memasarkan produknnya kepada masyarakat.

“Yang tidak kalah penting adalah semangat para pelaku UKM untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dan tidak lupa mempatenkan produknya agar mampu bersaing di pasar global, sehingga  UKM dapat berkembang dan berdayaguna sebagai motor penggerak perekonomian daerah Kota Metro” Tutupnya

Acara ditutup dengan pemotongan pita sebagai simbol dibukannya Nuwo Intan sebagai UMK Center Kota Metro.

Sidang Senat Terbuka Milad ke-52, Wisuda Magister ke-7 Sarjana ke-37 dan Ahli Madya UM Metro Tahun 2018

Universitas Muhammadiyah Metro Lampung mengadakan Sidang Senat Terbuka Milad ke-52, Wisuda Magister ke-7 Sarjana ke-37 dan Ahli Madya UM Metro Tahun 2018 (22/11).

Sidang Senat Terbuka UM Metro ini dihadiri oleh Wakil Walikota Metro, Ketua Majelis Dikti Pimpinan Pusat Muhamamdiyah, Kepala L2 Dikti Kopertis Wilayah II, Perwakilan Fokorpimda Metro, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Rektor UM Metro, Ketua Pimpinan Derah Muhammadiyah.

Rektor UM Metro, Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd., melaporkan bahwa UM Metro Tahun 2018 meluluskan 925 wisudawan dan wisudawati. Karwono mengatakan, melalui wisuda ini tentu menambah deretan panjang kelulusan di Indonesia, dan merupakan salah satu perwujudan dan tanggung jawab Universitas Muhammadiyah Metro kepada bangsa dan negara, serta merupakan wujud karya nyata UM Metro.

“Saya atas nama Universitas Muhammadiyah Metro mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati atas keberhasilannya di UM Metro,” tuturnya.

 

Sementara itu didalam sambutan, Wakil Walikota Metro, Hi. Djohan, SE.MM., manyatakan bahwa acara Wisuda ini merupakan bukti kesungguhan serta keberhasilan UM Metro dalam mewujudkan komitmen untuk mencetak kader-kader bangsa yang intelektual, cerdas, berilmu serta berakhlak mulia.

“Kami berharap kepada seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Kota Metro untuk terus berupaya menciptakan kerjasama yang baik antara sesama Perguruan Tinggi dan institusi pendidikan lainnya, maupun dengan Pemerintah Kota Metro, yang diharapkan dapat mempercepat Visi Kota Metro”, terangnya.

“Kepada wisudawan dan wisudawati, atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kota Metro, kami sampaikan ucapan selamat atas prestasi yang telah diraih, mudah-mudahan gelar akademik yang diraih akan dapat mempercepat terwujudnya cita-cita yang diharapkan”, tutup Djohan.