Musrenbang di Kelurahan Hadimulyo Timur

Walikota Metro Achmad Pairin menghadiri acara Musrenbang di Kelurahan Hadimulyo Timur, Jumat (20/02/19).

Heri selaku Lurah Kelurahan Hadimulyo Timur menyampaikan laporannya bahwa, Kelurahan Hadimulyo Timur adalah merupakan kelurahan pecahan dari 3 kelurahan di Metro Pusat.Kelurahan  jumlah RW 15 dan Ketua RT 45.

“Kemudian realisasi pokok PBB tahun ini sebanyak Rp.150.000.000 per desember, dan sudah masuk sebesar Rp. 118.000.000  atau sebesar 89,32 %,” ungkapnya.

Kepala Bapedda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, menyampaikan tema untuk 2020 yakni “Kita Mantapkan Pembangunan Manusia, Infrastruktur dan wisata keluarga Untuk Metro Sejahtera”. Tema tersebut disusun oleh Bappeda yang di bantu oleh Staf Ahli Walikota Metro.

Sedangkan dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin, mengucapkan terima kasihnya atas kehadiran saudara-saudara yang telah hadir di Musrenbang kali ini.

“Saya harapkan untuk saling berkordinasi antara Lurah, RW, RT agar dapat terjalin kerja sama, guna menyelesaikan apa yang belum selesai. Tapi saya salut seluruh Ketua RW, RT hadir semua pada kesempatan ini,” ungkap Pairin.

Diakhir sambutan Pairin mengatakan bahwaa, baru kali ini RT, RW semuanya hadir di acara Musrenbang.  “Semoga dengan pertemuan ini dapat mendapatkan solusi guna pembangunan di Keluarahan Hadimulyo Timur yang bermanfaat,” tutupnya Achamad Pairin.

Dana 5 Miliyar akan di Glontorkan di Kelurahan Hadimulyo Barat

Musrenbang Tingkat Kelurahan yang kali ini berlangsung di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat yang di hadiri langsung oleh Wakil Walikota Metro Djohan, Selasa (18/02/2019).

Pada kesempatan ini turut di hadiri para staf ahli dan Asisten Setda Kota Metro, Kepala OPD se Kota Metro, serta para Camat Metro Pusat dan Lurah Hadimulyo Barat. Tak luput juga dihadiri para LPM, Kader PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh wanita di Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat.

Dalam sambutan Lurah Hadimulyo Barat Herwan Efendi mengatakan luas Kelurahan Hadimulyo Barat seluas 1800 M2  dengan jumlah RW 11 dan Ketua RT 45. “Kemudian
realisasi pokok PBB tahun ini sebanyak Rp. 224.895.360 per desember, dan sudah masuk sebesar Rp. 156.916.780  atau sebesar 73,32 %,” ungkapnya.

Herwan menerangkan mengenai hasil pra musbang di bidang fisik rencananya untuk pembangunan Jl. Bambu Kuning RW 06, Jl. Kebun Cengkeh RW 04, Jl. Natuna RW 02 dan
Jl. pinglet RW 05 RT 21.

“Sedangkan untuk rencana pembangunan drainase akan ditempatkan di Jl. Mulia barat,  Jl. Poksai, Jl. Tanjung. Dimana jalan yang kami pilih dikarenakan, sebagian besar di wilayah ini belum adanya pembangunan drainase selama ini. Kemudian kita juga rencananya akan meningkatkan hasil rumah kerajinan tangan pada CV Wulandari,” jelas Herwan.

Sementara itu, Wakil Walikota Metro Djohan mengucapkan terimakasih kepada Bapak dan ibu yang sudah hadir dalam musrenbang kelurahan kali ini, terlebih yang sudah melakukan pra-musrenbang.

“Saya berpesan kepada masyarakat untuk selalu mengawasi perkembangan musrenbang dari tingkat Kelurahan, Kecamatan dan tingkat Kota. Sehingga jangan sampai ada pembangunan yang tidak di usulkan oleh masyarakat,” kata Wakil Walikota.

Lebih lanjutnya, Djohan mengatakan Kelurahan Hadimulyo Barat akan mendapatkan dana sebanyak 5 Miliyar untuk pembangunan. Ia juga meminta kepada masyarakat, untuk terus mengawasi pembangunan yang ada di wilayahnya.

“Masyarakat juga turut mengawasi pembangunan yang ada di wilayahnya, serta langsung laporkan jika pembangunan tidak sesuai standar. Jangan sampai sudah selesai bangunan yang bertahun-tahun baru di laporkan,” ungkapnya.

Sekda Kota Metro hadiri Musrenbang di Yosomulyo

Sekda Kota Metro, A. Nasir AT, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Yosomulyo, senin (18/19).

Dalam kesempatan ini, Sekda Kota Metro memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada saudara yang telah hadir pada kesempatan ini. Ia menyampaikan, bahwa kesempatan ini bersama-sama akan membicarakan Musrenbang Kelurahan Yosomulyo yang membahas usulan masyarakat guna pembangunan di Kelurahan ini.

“Dimana hal ini kita akan menyepakati keputusan yang akan menjadi prioritas pembangunan di tahun mendatang. Saya berharap, untuk semua yang hadir disini untuk bersama-sama bekerjasama demi kemajuan Kelurahan Yosomulyo,” tegasnya.

Kepala Bapedda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, menyampaikan tema untuk 2020 yakni “Kita Mantapkan Pembangunan Manusia, Infrastruktur dan wisata keluarga Untuk Metro Sejahtera”. Tema tersebut disusun oleh Bappeda yang di bantu oleh Staf Ahli Walikota Metro.

Achmad Pairin Pimpin Upacara Bulanan Pemerintah Kota Metro

Walikota Metro memimpin langsung Upacara Bulanan Pemerintah Kota Metro Bulan Ferbuari yang berlangsung di Samber Park Kota Metro, Senin (17/02/19).

Achmad Pairin  dalam sambutannya, kembali mengingatkan kepada ASN yang ada di Kota Metro untuk disiplin dalam bekerja, sebagai seorang ASN Abdi Negara dan Abdi Masyarakat.

“Dimulai dari jam masuk kerja, apel pagi dan tanggung jawab atas tugas yang telah dibebankan sesuai tupoksinya masing-masing dengan harapan  kita semua dapat melaksanakan tugas kita penuh rasa tanggung jawab dan semangat yang tinggi,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Walikota Metro juga berpesan kepada seluruh peserta  yang hadir untuk waspada terhadap meningkatnya kasus Demam  Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan Kota Metro.

“Dengan Tingkat DBD yang tinggi di Kota Metro saya menghimbau kepada kita semua  agar dapat menjaga kebersihan  sehingga bebas dari nyamuk aedes aegypti dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap kesehatan lingkungan yang merupakan salah satu faktor pencetus meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD)”, ucap Pairin.

Lanjut Pairin, Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan dan semua pihak terkait agar memberikan informasi tentang pencegahan dan pemberantasan penyakit DBD kepada masyarakat sehingga dapat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD secara terus menerus dan pemeliharan menjadi kebiasaan sehari-hari bagi setiap keluarga.

“Tentunya diperlukan kerjasama seluruh lapisan masyarakat agar ikut serta dalam pelaksanaan PSN-DBD sehingga penyakit DBD dapat dicegah sedini mungkin dan di minimalisir perkembangannya”, tutupnya.

Wakil Walikota Metro Djohan Menghadiri Acara Musrenbang di Kelurahan Yosodadi

Wakil Walikota Metro Djohan menghadiri acara Musrenbang di Kelurahan Yosodadi, Jumat (08/02/19).

Fitri Minarni selaku Lurah Kelurahan Yosodadi menyampaikan laporannya bahwa, pada tahun 2018 target PPD realisasinya baru mencapai 85,19 %. Adapun usulan ditahun lalu sudah direalosasikan, misalnya 4 pembangunan jalan (Jl.gurame, Jl.mujair, Jl.belida dan Jl.tenggiri), beberapa Drainase, 4 bantuan bedah rumah serta beberapa program dan usulan lain yang tidak disebutkan.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Metro karena sudah banyak merealisasikan usulan kami. Namun kami memohon kedepan untuk merealisasikan Drainase karena masih banyak genangan yang masuk ke dalam rumah warga, sehingga kami mohon untuk di rehab kembali di tahun 2020,” tutup Fitri.
Sedangkan Kepada Bappeda Bangkit Haryo Utomo menyampaikan, Bappeda di bantu oleh Staf Ahli Walikota Metro telah menyusun tema untuk 2020 yaitu, Pemantapan Pembangunan Manusia infrastruktur dan wisata keluarga untuk metro sejahtera.
“Adapun tema ini kami susun berdasarkan masa kepemimpinan Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro yang akan berakhir pada bulan Februari tahun 2021. Dan pada kesempatan ini Walikota dan Wakilnya akan menghadiri masing-masing 9 (sembilan) wilayah,” ungkap Bangkit.
Lanjutnya, Bangkit meminta para peserta Musrenbang untuk aktif dalam menyampaikan masukan, karena rencana pada Musrenbang ini akan direliasaikan pada tahun 2020 mendatang.
“Allhamdulilah dikarenakan ini dihadiri Wakil Walikota dan juga wilayahnya, maka silahkan jika ada yang ingin menyampaikan masukan dan keluhannya, agar bisa langsung didengan Wakil Walikota,” ujar Bangkit.
Sementara dalam arahannya, Wakil Walikota Metro Djohan menyampaikan hasil Musrenbang tahun 2018 yang sudah disahkan maka akan segera diselesaikan secara tahapan.
“Saya hadir disini bukan hanya untuk mendengarkan atau melihat, namun untuk mengarahkan. Sebab untuk apa kita merencanakan terlalu banyak usulan namun bagaimana dapat tepat sasaran di dalam pembangunan,” kata Djohan.
Pada kesempatan yang sama, Djohan berharap kedepannya Kota Metro dapat meningkatkan wisata keluarga serta diisinya pusat centra jajanan untuk menjadi tempat pusat oleh-oleh khas Metro, sebagai pemasukan Pemerintah Kota Metri dapat terus meningkat.
“Jangan sampai ada usulan yang bolak-balik, namun tidak muncul karena diharapkan hasil dari Musrenbang ini adalah prioritas dalam pembangunan. Oleh karean itu Kota Metro baik, Yosodadi baik bahkan harus jadi lebih baik,” tutup Djohan.
Dalam acara ini, turut hadir Asisten II Prayitno, Staf Ahli bidang ll dan Bidang lll, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat Metro Timur, Lurah Yosodadi, Babinsa, Kapolsek, Tim Tekhnis, Ketua RT/RT se Kelurahan Yosodadi, Tokoh Agama dan Masyarakat.

Wakil Walikota Metro Menerima Penghargaan SAKIP AWARD 2018

Wakil Walikota Metro Djohan menghadiri dan sekaligus menerima penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin. Pemberian Penghargaan predikat B pada penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) diberikan kepada Pemerintah Kota Metro di Banjarmasin, Rabu (6/2/2019).

Wakil Walikota Metro Djohan berterima kasih kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Metro, sebab berkat kinerja yang baik Pemkot Metro bisa kembali memperoleh penghargaan SAKIP.

“Penghargaan ini menjadi motivasi agar semua OPD di Kota Metro meningkatkan kinerja,” katanya.

SAKIP adalah suatu ajang evaluasi kinerja pemerintahan pusat kepada pemerintah kota dan kabupaten se-Indonesia. Dari hasil evaluasi menunjukan bahwa Pemkot Metro memperoleh nilai 62,04 atau mendapat predikat B.

Penilaian tersebut menunjukan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerja sudah cukup baik dan juga kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraannya.

Evaluasi itu bertujuan untuk menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan yang berorientasi kepada hasil result oriented government. Dari hasil tersebut, Pemerintah Kota Metro sudah menunjukan hasil kinerja yang baik.