Artikel Keagamaan Pemerintah Kota metro

MTQ ke 13 Tingkat Kota Resmi di Tutup, Dan Lagi- Lagi Metro Pusat Peraih Juara Umum Tingkat Kota

Selasa Malam (28/02/17) Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 13 Tingkat Kota, Resmi di Tutup Oleh Walikota Metro Achmad Pairin, di Lapangan Mulyojati Kecamatan Metro Barat.

Hadir pada penutupan Wakil Walikota Metro Djohan, Fokorpimda Kota Metro, Plt. Sekda Kota Netro Bangkit Haryo Utomo, Kepala SKPD se Kota Metro, Kepala Kantor se Kota Metro dan seluruh ASN se Kota Metro, Camat Sekota Metro, Lurah se Kota Metro, Peserta MTQ serta Masyarakat Kota Metro.

Ketua Panitia Ridwan dalam laporannya menyampaikan,   kegiatan mtq ini telah selesai dan berlangsung  selama 4 hari, dari tanggal 24- 28 februari tahun 2017 dengan jumlah pesera 180 orang.

Selanjutnya, pembacaan surat keputusan dewan hakin, Musabaqoh Tilawatil qur’an tingkat Kota Metro ke 13 nomor : 01/KPTS/KORD-DH/MTQ-XIII/2017. Telah menapkan pemenang dari cabang yang diperlombakan diantaranya, cabang Qori’-Qori’ah,  Hafidz- Hafidzoh, Regu Fahmil Qur’an, Regu Syahril Qur’an, Khoththoth- Khoththothoh terbaik I, II dan III.

Selain itu pada category juara umum tingkat Kota tahun 2017 ini lagi- lagi dimenangkan oleh Kecamatan Metro Pusat. Dengan sejarah sejak tahun 2015-2017, Metro Pusat selalu menjadi juara umum Mtq tingkat Kota Metro. Sehingga piala bergilir Walikota Metro kini statusnya menjadi piala tetap untuk Kecamata Metro Pusat.

Dilanjut dengan pembacaan pemenang pada category stan yang diperoleh, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (Juara I), Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (Juara II), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro(Juara III) serta category tingkat BUMN dimenangkan oleh Griya Adisti (Juara I), GOW (Juara II) dan IKM Kota Metro (JuaraIII).

Pada sambutan Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan, apresiasi akan pelaksanaan MTQ ke 13 ini, dengan harapan para panitia mtq dapat melakukan langkah strategis dan program tekhnis, seperti pembinaan dan pelatihan yang terencana pada pemenang.

” Selamat untuk seluruh pemenang,dan bagi para kapilah yang belum berprestasi jadikanlah ini sebagai motifasi, berlatih lagi agar tahun depan dapat menorehkan juara,” Ucapnya.

Dengan harapan, kegiatan membaca Al- Qur’an dapat lebih digalakkan lagi, baik di Masjid, Mushola maupun rumah masing-masing.

Pembukaan MTQ Ke-13 Tingkat Kota Metro Ramai Pengunjung

Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-13 Tingkat Kota Metro Tahun 2017 dipusatkan di Lapangan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat (24/02/2017).

Berdasarkan laporan dari Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ridhwan, tujuan dari kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 13 tingkat Kota Metro adalah terpilihnya Qori Qoriah, Hafiz dan Hafizah yang terbaik sehingga dapat mengharumkan nama Kota Metro pada MTQ tingkat Provinsi Lampung bahkan di Tingkat Nasional.

“Selain itu, kegiatan ini dapat memberikan motivasi untuk terus mempelajari Al-Qur’an, memahami, menghayati, mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa, pelaksanaan kegiatan dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 24 sampai dengan tanggal  28 Februari 2017. Adapun mimbar/tempat pelaksanaan lomba berlokasi menjadi 4 titik, yakni mimbar 1 di Lapangan Mulyojati, mimbar 2 di STO Kota Metro, mimbar  3 di Aula Kelurahan Mulyojati, dan mimbar 4 di SDN 4 Metro Barat.

“Peserta MTQ diikuti oleh Kafilah  dari 5 Kecamatan se-Kota Metro dengan jumlah total 169 orang yang akan mengikuti 6 cabang perlombaan, diantaranya pada cabang Tilawatil Qur’an, Tahfidzil Qur’an, Tafsiril Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Khattil Qur’an. Ridhwan melaporkan bagi Peserta terbaik dari ke 6 cabang perlombaan tersebut akan mewakili Kota Metro pada ajang MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-45 di Kabupaten Pesawaran,” jelas Ridhwan.

Sementara itu, Hery Suliyanto, yang selaku Ketua Umum LPTQ  Provinsi Lampung, dalam sambutannya menegaskan agar fungsi dan peranan aktual yang diharapkan keberadaan LPTQ tidak hanya sekedar memperkuat dan melestarikan apa yang telah ada. Akan tetapi harus mampu melahirkan gagasan-gagasan dan langkah-langkah baru yang signifikan, untuk membina dan memajukan berbagai aspek yang terkait dengan MTQ.

“Selamat bermusabaqah, dan berkompetisilah dengan jujur dan alasan kebenaran nurani untuk senantiasa menghamparkan pesan-pesan Ilahi”, ucapnya.

Sebagai Walikota Metro, Achmad Pairin, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan MTQ tersebut dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mengangkat Tema, Dengan Dilaksanakannya MTQ Ke-13 Tingkat Kota Metro, Kita Tanamkan Kecintaan Keluarga Kita, Pada Kandungan Ayat Suci Al-Qur’an Dan Kita Amalkan Ajarannya Dalam Kehidupan Sehari-Hari. Walikota Metro mengharapkan event keagamaan seperti MTQ tersebut dapat menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, serta mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan didaerah melalui syiar Islami.

“Pesan saya kepada peserta lomba agar dapat memberikan penampilan yang terbaik dan menjaga kesehatan. Sementara kepada segenap Dewan Hakim agar dapat melaksanakan tupoksinya dengan baik, dengan memberikan penilain yang objektif kepada peserta,” ucap Pairin.

Tidak hanya itu, Walikota Metro memberi dukungan kepada sang juara yang akan mewakili Kota Metro dalam lomba MTQ Tingkat Provinsi Lampung dengan memberikan reward bagi yang nantinya dapat meraih juara I Tingkat Provinsi yaitu berangkat umroh ke tanah suci, bagi juara menerima II 10 juta rupiah, dan juara III akan menerima 5 juta rupiah.

Ada Pawai Ta’aruf Jelang Pembukaan MTQ

Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an  (MTQ), menjadi awal rangkaian pembuka MTQ Tingkat Kota Metro yang ke 13.  Wakil Walikota Metro Djohan mengawalinya dengan Upacara Pelepasan Pawai, yang berlangsung di Area Jalan Terminal Mulyojati, Metro Barat pada Jumat malam (24/02/2017).

Pawai yang diikuti oleh peserta MTQ dari 22 Kelurahan dan 5 Kecamatan ini memenuhi ruas Jalan Soekarno-Hatta, sehingga perlu adanya penjagaan dari pihak Kepolisian, Sat Pol PP dan Anggota dari Dinas Perhubungan.

Usai pawai, para peserta yang tiba di Lapangan Mulyojati, telah disambut oleh pejabat-pejabat dilingkungan Pemkot dan Kemenag Kota Metro, acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Ketua LPTQ Provinsi Lampung Heri sulianto, Kepala Kementrian Agama Provinsi Lampung, serta ratusan tamu undangan dari berbagai unsur. Diantaranya dari Forpimda, PNS dilingkungan Pemkot, ASN Kemenag, Tokoh Agama dan Masyarakat, Pimpinan Ponpes/Madin/TPQ se-Kota Metro.

Tak hanya itu, pada pembukaan MTQ ke-13 tersebut dilanjutkan dengan sajian pertunjukan marching band dari Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an Kota Metro, serta tarian zapin oleh mahawiswa Dharma Wacana Kota Metro.

Walikota Metro Lantik 37 Dewan Hakim MTQ

Walikota Metro Achmad Pairin lantik 37 Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 13 Tingkat Kota tahun 2017, yang berlangsung di Aula Pemda Kota Metro, Jumat (24/02/17).

Berdasarkan Sk Walikota no 71/Kpts/Setda/02/2017, tangal 8 Februari 2017 telah memutuskan Drs. Hj. Intikhobuddaroin sebagai ketua dewan hakim MTQ Kota Metro.

Dalam sambutannya Walikota Metro mengucapkan, terimakasih dan mudah- mudahan yang dilakukan bersama ini, dapat menjadi amal sholeha. ” Wajib untuk semua kepala SKPD dan seluruh ASN di Kota Metro, untuk dapat hadir dimalam pembukaan Mtq ke13 tingkat kota nanti malam ini”, Harapnya.

Selain itu, Achmad Pairin juga mengucapkan selamat atas dilantiknya para dewan mtq. Dengan harapan, para dewan dapat menilai peserta secara objektif, sehingga dapat menghasilkan juara yang akan membawa nama baik Kota Metro ditingkat Provinsi.

Turut hadir dalam agenda Wakil Walikota Metro Djohan,  Fokorpimda Kota Metro, Plt Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Kepala Kemenag Kota Metro Qomarudin zaman dan Kepala SKPD se Kota Metro serta Camat.

Gebyar Madrasah Pairin Lepas Pawai Gebyar Madrasah

Walikota Metro Ahmad Pairin melepasan pawai dalam rangka Gebyar Madrasah yang dilaksanakan di depan Rumah Dinas Walikota Kota Metro, Kamis (23/02/2017) pukul 07.30 WIB.

Saat pelepasan tersebut, Walikota Metro Ahmad Pairin mengucapkan selamat atas kegiatan yang terlaksana ini. “Saya juga sangat berharap kegiatan ini dapat dilakukan setiap tahunnya, agar dapat menjadi kegiatan yang memajukan sekolah, maupun Kemenag tersendiri,” ucap Walikota Metro.

Tak hanya pawai saja, acara ini dilanjutkan dengan Gebyar Kreatif Madrasah se-Kota Metro Tahun 2017, yang berlangsung di Lapangan Samber Kota Metro yang dibuka oleh Wakil Walikota Metro Djohan.

Turut dihadir Kepala Kementrian Agama Kota Metro (Kemenag) Qomaruzzaman, para pejabat dilingkungan kantor Kemenag Kota Metro, Kepala SKPD, guru beserta siswa-siswi Madrasah se-Kota Metro.

Dalam laporannya, ketua pelaksana Nuriyana mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan guna merayakan gebyar madrasah. Yang diikuti Sekolah Madrasah dari RA, MI, MTs, sampai tingkat MA se-Kota Metro.

Pada sambutannya Wakil Walikota Djohan menyampaikan, kegiatan ini merupakan ajang untuk mengasah dan menguji kemampuan. Lanjutnya, ia berharap kepada para peserta lomba agar dapat mempersembahkan penampilan yang terbaik.

“Sementara itu, kedepannya para finalis akan diikut sertakan dalam kegiatan AKSIOMA (Ajang Kopetensi Sains dan Olahraga Madrasah) tingkat Provinsi Lampung,” jelasnya.

Pameran Pembangunan, Akan Meriahkan MTQ Kota Metro Ke-13

Pemerintah Kota Metro akan menggelar pameran pembangunan di Lapangan Mulyojati Metro Barat. Kegiatan yang akan dilaksanakan  pada tanggal 24 sampai 28 Februari 2017 tersebut, merupakan rangkaian acara Musabaqoh Tilawatil Qur`an (MTQ) tingkat Kota yang ke 13.

Berdasarkan sambutan dari Koordinator Seksi Pameran, Aisyah Djohan mengatakan, selain menjadi sarana syiar agama, acara ini diharapkan akan ditemukannya bibit unggul daerah yang nantinya dipersiapkan untuk mewakili Kota Metro dalam MTQ Tingkat Provinsi.

“Untuk kegiatan pameran, panitia menyiapkan tenda (stand) tanpa dikenakan biaya sewa bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan stake holder yang ingin berpartipasi dalam pameran tersebut. Hal ini termasuk stan pameran untuk kecamatan yang ada di Kota Metro,” ujar Aisyah yang juga menjabat sebagai (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Metro.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa, setiap SKPD diharapkan dapat menampilkan berbagai prestasi, program dan capaian kinerja atau produk untuk dipamerkan di masing-masing stan. Baik itu, berupa produk kerajinan tangan atau makanan, serta stan pameran juga akan diperlombakan.

Kreteria stand pameran harus bercirikan nuansa Islami atau sesuai dengan tema MTQ. “Bagi stan yang terbaik akan mendapat penghargaan dari panitia,” ucapnya.

Dukungan terhadap rencana kegiatan pameran pembangunan dalam rangka MTQ diungkapkan Wali Kota Metro Ahmad Pairin. Menurutnya, para kepala SKPD harus menggerakkan jajarannya untuk berpartisipasi dalam  rangkaian kegiatan MTQ termasuk memeriahkan pameran.

“Kami menghimbau masyarakat Kota Metro dapat hadir dalam rangkaian kegiatan MTQ,” ujar Pairin.

error: Isi dilindungi !!