Pemkot Metro Lakukan Peninjauan Terkait Rencana Penimbunan Sampah TPAS Karangrejo

Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro didampingi oleh Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Camat Metro Utara serta Lurah Karangrejo melakukan peninjauan ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo, Jumat (18/10/19).

TPAS Karangrejo merupakan tempat pemrosesan sampah yang berlokasi di 23 Karangrejo Kecamatan Metro Utara dan peninjauan ini dilakukan sebagai tindak lanjut akan diadakannya penimbunan sekaligus pemindahan TPAS yang saat ini sudah melampaui batas waktu yakni 30 tahun lebih.

“Untuk itu, rencananya tahun 2020 akan dilakukan penimbunan sampah di tempat ini dan akan dipindahkan di area sebelah utara TPAS Karangrejo. Namun sebelum pindah, kita juga harus mematuhi prosedur yang ada yakni menanami pohon di area yang sudah ditimbun, sehingga tidak menjadi lahan kosong yang kumuh,” jelas Walikota Metro Achmad Pairin.

“Sampah masuk ke TPAS Karangrejo per harinya sekitar 60 ton, dan itu semua didominasi oleh sampah plastik yang susah diurai. Untuk itu, mari kita galakkan gerakan mengurangi sampah plastik, dengan cara menggunakan tumbler air minum dan tidak menggunakan kemasan lainnya yang bisa merusak lingkungan,” tegas Wakil Walikota Metro Djohan.

Selanjutnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Eka Irianta menyampaikan bahwa dua bulan ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro juga sedang melakukan uji coba instalasi biogas, yang bahannya berasal dari sampah plastik putih dan kemampuannya baru untuk kantor TPAS Karangrejo.

Pembinaan Aparatur Pemerintahan dan Lembaga Kelurahan Tahun 2019 Kecamatan Metro Barat

Pembinaan Aparatur Pemerintahan dan Lembaga Kelurahan Tahun 2019 yang berlangsung di Aula Kecamatan Metro Barat, Rabu (16/10/19).

Acara ini turut dihadiri Walikota Metro Achmad Pairin, Asisten I, Kepala OPD, Ketua RT dan RW se-Kecamatan Metro Barat.

Dalam sambutannya Camat Metro Barat Abdul Kadir menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kota Metro atas kehadirannya dalam rangka kunjungan kerja dan pembinaan aparatur pemerintah serta pemberian dana insentif untuk ketua RT dan RW se-Kecamatan Metro Barat. Abdul Kadir melaporkan PBB Kecamatan Metro Barat periode September 2019, Kelurahan Mulyosari  78,68% meningkat 4% dari periode pertama yaitu 74,5%, Kelurahan Mulyojati 64,5% menurun dari periode pertama yaitu 66,93%, Kelurahan Ganjar Asri 58,70% meningkat 3% dari tahun lalu yaitu 55,63%, Kelurahan Ganjar Agung 60,30% menurun 6% dari 66,30%.

“Untuk kondisi kesehatan di wilayah Ganjar Agung pada tahun 2019 terdapat 67 kasus stunting lanjutan, kemudian untuk penemuan kasus TB (Tuberkulosis) sebanyak 224 orang dengan suspect terindikasi  5%,” lapornya.

Sedangkan, dalam sambutannya Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan apresiasi terhadap RT dan RW Kecamatan Metro Barat karena telah melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk masyarakat. Adapun dana APBD yang diperoleh setiap kelurahan sebanyak 150 juta, dan dana tersebut harus digunakan untuk lampu penerangan di setiap kelurahan.

“Saya berharap dana yang seharusnya untuk lampu penerangan di setiap kelurahan dapat digunakan sesuai dengan tujuan dan fungsinya, agar pencahayaan di setiap kelurahan lebih maksimal,” tutupnya.

Pembukaan Job Fair Kota Metro Tahun 2019

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Metro menyelenggarakan Job Fair (Bursa Kerja) tahun 2019, dengan mengusung tema “Awal Sukses Karir di Masa Depan” di Gedung Sesat Agung Kota Metro, Rabu (16/10/19).

Turut hadir Wakil Walikota Metro, Kepala Disnakertrans, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro, kepala sekolah se-Kota Metro, para pimpinan perusahaan, peserta job fair dan tamu undangan.

Pelaksanaan job fair ini memiliki makna penting dan strategis untuk mempercepat proses rekrutmen dan penempatan tenaga kerja secara praktis, efisien dan efektif serta membantu pencari kerja untuk menemukan pekerjaan yang diinginkan. Waktu pelaksanaan job fair mulai tanggal 16 s.d 17 Oktober 2019, dari jam 08.00 s.d 15.00 WIB, dan diikuti oleh 25 (dua puluh lima) perusahaan dari dalam dan luar Kota Metro.

Rahmad Zainudin selaku Kepala Disnakertrans dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya job fair in untuk memberi informasi kepada para pencari kerja, serta mempermudah perusahaan dalam mendapatkan karyawan sesuai kriteria perusahaan yang dicari. Dan kegiatan ini diadakan oleh pihak Disnakertrans dengan memberikan pelatihan kepada para peserta terpilih dalam job fair di setiap tahunnya.

Wakil Walikota Metro Djohan dalam sambutannya yang sekaligus membuka secara resmi acara job fair tahun 2019, mengapresiasi kegiatan ini atas nama pemerintah maupun pribadi kepada para panitia dan peserta job fair. “Saya menyambut baik kegiatan ini, mudah-mudahan kegiatan  job fair ini dapat menjadi event yang sangat baik bagi kita semua, guna mempertemukan antara pencari kerja dengan perusahaan yang sedang membutuhkan tenaga kerja baru sesuai dengan kriteria yang diharapkan,” ujar Djohan.

“Saya menyampaikan penghargaan dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada stakeholder terkait, khususnya kepada pimpinan perusahaan yang telah berpartisipasi dan berperan aktif dalam kegiatan job fair Kota Metro tahun 2019, untuk itu saya membuka kegiatan Job Fair Kota Metro tahun 20019 ini secara resmi,” tutup Djohan.

Pembinaan Aparatur Pemerintah dan Lembaga Perangkat di Kecamatan Metro Utara

Pembinaan Aparatur Pemerintah dan Lembaga Perangkat Kelurahan Tahun 2019 yang berlangsung di Aula Kecamatan Metro Utara, Selasa (15/10/19).

Dalam laporan Camat Metro Utara Usman Amadin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Metro atas kehadirannya dalam rangka kunjungan kerja dan pembinaan aparatur pemerintah serta pemberian insentif untuk Ketua RT dan RW se-Kecamatan Metro Utara. Usman menambahkan acara ini telah dihadiri oleh seluruh ketua RT dan RW dengan jumlah RT 179 orang dan RW 38 orang sehingga  jumlah pamong adalah 217 orang se-Kecamatan Metro Utara.

Selanjutnya Usman melaporkan untuk OPD Kecamatan Metro Utara ini masih belum mencapai target dalam nilai wajib pajak seperti Kelurahan Banjarsari 52%, Kelurahan Purwosari 27%, Kelurahan Purwoasri 42%, dan Kelurahan Karangrejo 51%.

Usman juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kota Metro yang selalu peduli kepada Kecamatan Metro Utara sehingga dalam pembangunannya beberapa tahun ini sudah diperhatikan dan sudah berkembang sangat pesat. “Mari kita dukung pembangunan-pembangunan yang sedang berjalan saat ini dan tolong diamankan dan diawasi supaya dapat berlangsung aman dan nyaman,” tutupnya.

Kemudian dalam acara ini dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis dana insentif RT dan RW oleh Wakil Walikota Metro untuk Kelurahan Banjarsari kepada RT 01 dan RW 02, Kelurahan Karangrejo kepada RT 01 dan RW 01, Kelurahan Purwoasri kepada RT 01 dan RW 02, serta Kelurahan Purwosari kepada RT 01 dan RW 01.

Sedangkan dalam sambutan Wakil Walikota Metro Djohan meminta kepada Dispenda agar Ketua RT dan RW diajarkan Bimtek cara menghitung PBB supaya jelas semuanya. Karena pada saat ini setoran PBB uangnya tidak disetorkan lagi ke pusat, melainkan sudah diserahkan ke daerah. Djohan berharap PBB dapat meningkatkan pendapatan sehingga pembayaran insentif untuk RT dan RW juga dapat meningkat.

Pembinaan Aparatur Pemerintah dan Lembaga Perangkat Kelurahan Tahun 2019 Kecamatan Metro Timur

Pembinaan Aparatur Pemerintah dan Lembaga Kelurahan Tahun 2019 yang berlangsung di Aula Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur, Senin (14/10/19).

Nampak hadir Walikota Metro, Asisten Sekda Kota Metro, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Metro, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Kepala Dinas PU dan Tata Ruang Kota Metro, Kepala BPKAD Kota Metro, Kepala BPPRD Kota Metro, Kepala Bappeda Kota Metro, Kepala BKPSDM Kota Metro, Camat Metro Timur, Kapolsek Metro Timur, Danramil Kota Metro, dan para Ketua RT RW se-Kota Metro.

Camat Metro Timur Rosita dalam laporannya menyampaikan bahwa telah hadir seluruh ketua RW dan RT se-Kecamatan Metro Timur yang berjumlah RW 57 orang dan RT 179 orang. Kecamatan Metro Timur dengan luas wilayah 1171 H, dengan penduduk 39.089 orang dan KK berjumlah 11.299 orang.

Atas nama Kecamatan Metro Timur mengucapkan terima kasih karena pada tahun 2019 telah ada program dana Kelurahan. Dan harapan pada tahun 2020 dana kelurahan baik dari pemerintah pusat maupun dari APBD Kota Metro bertambah, sehingga prioritas pembangunan khususnya di Kecamatan Metro Timur ini dapat dilaksanakan dengan baik.

Dana Kelurahan di Kecamatan Metro Timur telah selesai 100%, yang terdiri dari beberapa kegiatan pada tahap satu di Kelurahan Yosorejo 26 kegiatan,  Kelurahan Yosodadi  21 kegiatan, kelurahan Tejo Agung 11 kegiatan, Kelurahan Iringmulyo 15 kegiatan, Kelurahan Tejosari 28 kegiatan, dan pada tahap kedua sedang dalam proses.

Walikota Metro menyerahan secara simbolis dana insentif Kelurahan untuk Kelurahan Yosodadi kepada RW 04 dan RT 09 , Kelurahan Iringmulyo kepada RW 17 dan RT 02, Kelurahan Tejosari kepada RW 02 dan RT 17, Kelurahan Tejo Agung kepada RW 03 dan RT 41, serta Kelurahan Yosorejo kepada RW 04 dan RT 14.

Pada sambutan Walikota Metro dalam kesempatannya memberikan apresiasi kepada Kelurahan Metro Timur. Masalah insentif pada saat ini masihlah sangat rendah, dan akan diusahakan semaksimal mungkin kedepannya menjadi lebih baik. Kota Metro mendapatkan bagian sebesar 352 M , dan dana 500 juta yang akan masuk ke dana Kelurahan. Kota Metro sudah 9 tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Pusat.

Kemeriahan Karnaval Jong Festival Kota Metro 2019

Pemerintah Kota Metro Menggelar Karnaval Nusantara pada kegiatan Metro Jong Festival 2019, yang berlangsung di depan halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Metro, Sabtu Malam (12/09/19).

 

Acara ini turut dihadiri, Walikota Metro Achmad Pairin beserta  Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Wakil Walikota Metro Djohan, Sekda Kota Metro A.Nasir dan Ketua Dharma Wanita Kota Metro, Asisten I, dan Seluruh Kepala OPD se-Kota Metro.

Kegiatan  karnaval nusantara jong festival tahun 2019 yang bertema   ini “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”, melibatkan pemuda-pemudi dari berbagai  kelurahan dan 19 organisasi masyarakat dari SD, SMP, SMA maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Dalam kesempatannya, Walikota Achmad Pairin mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan jong festival ini. Dengan harapan para pemuda Kota Metro dapat melestarikan budaya dan mampu menjadi penerus bangsa yang lebih baik.