Ribuan Peserta Meriahkan Turnamen Maraton Walikota Cup Tahun 2018

Ribuan peserta mengikuti Turnamen Olahraga Atletik Lari Maraton Walikota Cup Tahun 2018 , yang star di depan Rumah Dinas Walikota Metro dan Finish di Wisata Sumbersari Bantul.

Lari dengan jarak tempuh 10 km tersebut, diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro yang dibuka langsung oleh Walikota Metro, pada Minggu (11/11/2018).

Pada acara lomba tersebut dibagi ke dalam 2 kategori, yaitu kategori umum putra dan putri. Sementara peserta yang jumlahnya ribuan dari penjuru Lampung tersebut dimulai pada pukul 06.30 WIB.

Dalam sambutannya Walikota Kota Metro, Achmad Pairin yang melepas langsung peserta menyampaikan, ucapan terima kasih kepada semua peserta baik dari dalam dan luar kota yang telah berpartisipasi dalam lomba tersebut.

“Bagi para pemenang, Ia berpesan agar selalu meningkatkan prestasinya. Khusus untuk atlet lari Kota Metro, semoga event semacam ini bisa lebih terpacu untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Metro, Yerri Ikhwan menyampaikan bahwa pihaknya menyediakan hadiah untuk para juara.

“Hadiah yang dibagikan mulai dari Rp 500.000 sampai Rp 5.000.000 untuk 10 pemenang dari katagori umum putra dan putri dalam lomba lari 10 km dan mendali Walikota Metro,” tuturnya.

Pengukuhan Dewan Hakim MTQ ke-14 tingkat Kota Metro

Pengukuhan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 14 tingkat Kota Metro tahun 2018 dilangsungkan di Aula Pemkot Kota Metro, Senin (12/11/2018).

Berdasarkan Keputusan Walikota Metro Nomor : 687/KPTS/SETDA/02/2018 pada tanggal 25 Oktober 2018 lalu, menetapkan Ruslan Helmi sebagai Ketua Dewan Hakim MTQ tahun ini yang diwakili oleh Imam Ghozali dan sekretaris Arqom.

Kemudian untuk cabang lomba yang akan lombakan meliputi bidang Tilawah, bidang Tahfidz dan Tafsir, bidang Tahmil Quran, bidang Syahril Quran, bidang khottil Quran dan Maqolah Al-quran.

Sedangkan dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, MTQ yang setiap tahunnya ini dilaksanakan secara berjenjang, pada tahun ini akan berlangsung mulai dari tanggal 12 November sampai dengan 16 November 2018.

“Sebagai mana diketahui kegiatan MTQ, merupakan salah satu media atau sarana untuk menyiarkan agama Islam. Sehingga melalui kegiatan MTQ ini diharapkan dapat meningkatkan jalinan silaturahmi antara kita semua. Serta menjadi ajang pemilihan dan seleksi Qori dan Qoriah terbaik, yang akan menjadi duta Kota Metro pada perhelatan Akbar MTQ tingkat provinsi Lampung dan ke tingkat nasional,” ujar Pairin.

Tambahnya, Pairin berpesan kepada Dewan Hakim MTQ untuk melakukan penilaian dan menetapkan hasil musabaqah dilaksanakan secara objektif tepat dan teliti. Dengan demikian MTQ ke-14 tingkat Kota Metro nantinya benar-benar mampu memberikan Qori dan Qoriah, Musafir dan Musyafira, Hafiz dan Hafizah, serta peserta Fahmil Qur’an, Syahril Quran serta Alquran yang berkualitas dan berdaya saing.

“Oleh karena itu saya minta kepada dewan Hakim yang baru saja dikukuhkan agar dapat melaksanakan tugas sebagai mestinya. Insyaallah hasil seleksi MTQ tingkat Kota Metro ini akan mampu menghasilkan duta MTQ yang membanggakan Kota Metro kedepan nya,” kata Walikota Metro usai pengukuhan para Dewan Hakim.

Pemerintah Kota Metro Peringati Hari Pahlawan ke-73 Tahun

Walikota Metro Achmad Pairin memimpin upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-73 tahun yang mengusung tema “Semangat Pahlawan Di Dadaku” yang di adakan di Lapangan Samber Kota Metro, Sabtu (10/11/18).

Turut dihadiri Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Forkopimda Metro, Ketua PKK, Kepala OPD se-Kota Metro,Kapolres Metro, dan Seluruh Peserta Upacara.

Pembacaan pesan pesan pahlawan di bacakan oleh Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda.

Walikota Metro membacakan amanat dari Menteri Sosial RI, yang mengatakan bahwa Bangsa Indonesia pada hari ini memperingati Hari Pahlawan 2018, untuk mengenang peristiwa pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam. Dimana peringatan ini merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

“Di bulan November ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Para syuhada bangsa tersebut telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya,” tegasnya.

Lanjutnya, Pairin mengatakan, kegiatan hal ini penting karena nilai kepahlawanan harus ditanamkan dikehidupan kita. Oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan bagi bangsa dan negara. Peringatan ini menjadi momentum bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi diri.

“Selamat Hari Pahlawan tahun 2018, kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan negara. Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita,” tutupnya.

Seusai upacara di lanjutkan dengan pernyataan sikap bersama kpd tokoh lintas agama dan lintas suku se-kota metro dalam rangka menghadapai pesta demokrasi thn 2019.

Dharma Wanita Persatuan Gelar Seminar Penanganan KDRT, Perempuan dan Anak

Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggelar Seminar Penanganan KDRT dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak-anak dalam rangka Hut ke-19 Dharma Wanita Persatuan yang diikuti sebanyak 150 Dharma Wanita dari seluruh unsur pelaksana di Aula Gedung Sesat, Jumat (09/11/18).

Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kota Metro,Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Metro, Pengurus DWP Kota Metro,  Narasumber Kegiatan Seminar, Ketua Unsur Pelaksana Setda/Dinas/Badan/Kantor/Kecamatan/Sekolah Binaan DWP Kota Metro, serta seluruh anggota Dharma wanita dari seluruh unsur pelaksana.

Dalam Laporannya, Panitia Pelaksana Kegiatan menyampaikan tujuan diadakan nya seminar tersebut adalah guna meningkatkan pengetahuan pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan se-Kota Metro dan untuk mengoptimalisasikan potensi Dharma Wanita Persatuan untuk suksesnya pembangunan Nasional, dengan harapan ibu-ibu akan mendapatkan informasi yang mendalam dari paparan mengenai stunting, dan bahayanya bagi kesehatan dan memahami permasalahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dilingkungan masing-masing guna membantu dan melaporkan tindakan tersebut untuk kesejahteraan perempuan dan anak-anak.

Acara di lanjutkan dengan sambutan dari Ketua Dharma Wanita Budiwati sani Nasir mengajak seluruh DWP Kota Metro melalui kegiatan seminar tersebut, yang merupakan Program Kerja Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Metro untuk meningkatkan Pengetahuan pengurus dan anggota DWP se-Kota Metro untuk Mengoptimalisasikan Potensi  DWP untuk suksesnya pembangunan Nasional, dengan harapan Ibu-ibu akan mendapatkan informasi yang mendalam dari paparan mengenai pencegahan dan penanggulangan stunting, dan bahayanya bagi kesehatan dan memahami permasalahan kekerasan dalam rumah tangga (PKDRT) dilingkungan masing-masing guna membantu dan melaporkan tindakan tersebut untuk kesejahteraan perempuan dan anak-anak.

Budiwati juga mengatakan “Organisasi DWP tidak akan berjalan sukses tanpa adanya dukungan dari semua pengurus dan anggotanya, semoga kedepannya DWP akan lebih maju dan berinovasi lagi”. “Perempuan Berkualitas Pelaku Politik Pembangunan yang Cerdas”, Tutupnya.

Arahan dari Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kota Metro Heriyati achmad pairin yang sekaligus membuka acara Seminar Penanganan KDRT dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak-anak dalam rangka Hut ke-19 Dharma Wanita Persatuan “Saya selaku Penasehat DWP Kota Metro, sangat menyambut baik dengan dilaksanakannya kegiatan Seminar pada hari ini. Tentunya semua ini sesuai dengan Program Kerja Bidang Pendidikan DWP Kota Metro yang sudah ditentukan dalam AD/ART”, Ucapnya.

“Apapun yang diberikan pada hari ini saya menyambut baik adanya kegiatan ini karena keduanya sangat perlu kita dapatkan, jangan sampai kita tidak paham.karena kita harus terjun langsung dalam mengangkat derajat kota metro karena KDRT ini banyak terjadi tidak hanya di kota namun juga di desa hanya saja mereka malu untuk mengungkapkannya maka dari itu lah tugas kita untuk mencari tau dengan catatan jangan sampai keluarga menjadi curiga dan terganggu. Kemudian diharapkan hal ini bisa diselesaikan di tingkat Dasawisma tanpa perlu ke atas.namun jika sulit maka dialihkan ke kelurahan dan ke tingkat yang lebih atas”, tutupnya.

Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kota Metro, yang kali ini diselenggarakan untuk Wilayah Metro Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Metro Timur (07/11) tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kominfo Metro I Putu Ganepo, Sekretaris Camat Kecamatan Metro Timur Ferry Handono, Kabid Komunikasi  dan Informasi Diskominfo Metro Yudha Yunianto, Narasumber KIM Zulkifli, Peserta KIM yang terdiri dari pengurus/anggota Aktif Kelompok Tani, perwakilan dari Industri Kecil dan Menengah, pengurus Karang Taruna, pengurus/anggota Kelompok Seni, KWT, Gapoktan, dan perwakilan Pengurus PWRI.
Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah kelompok yang dibentuk oleh, dari, untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah.
Didalam arahan Sekcam Metro Timur,  Ferry Handono berharap KIM ini dapat berfungsi dan berguna untuk masyarakat Kota Metro sesuai dengan harapan bersama. “Mudah-mudahan peserta yang hadir dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik, sehingga dapat dibentuk forum KIM tingkat Kecamatan Metro Timur periode 2018-2020, dan mudah-mudahan sinergitas kita antara Kecamatan Metro Timur dan Kominfo dapat terjalin dengan baik.”, terangnya.
Imbuhnya, Ferry juga mengharapkan dengan setelah dibentuknya KIM tersebut, semakin dapat menjaring informasi masyarakat tentang informsi-informasi dari bawah, salah satunya adalah informasi dalam mengmbangkan produksi ekonomi kreatif.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Metro, I Putu Ganepo, menyampaikan bahwa di era globalisasi yang modern ini tentunya kita harus mengikuti era tersebut. Terlebih kaitannya dengan sosialisasi KIM ini, Sekretaris Diskominfo tersebut berharap seluruh masyarakat  dapat memilah informasi-informasi terbuka yang diterima.
“Kita harus pandai menyaring antara berita-berita yang benar dengan yang tidak benar (hoax), seperti informasi dari medsos yang saat ini sangat mudah digunakan untuk membagi informasi.” tambahnya.
Usai arahan, dilanjutkan dengan sosialisasi yang diisi oleh narasumber KIM Zulkifli dan moderator oleh Yudha Yunianto.

Rapat Koordinasi Himpaudi Provinsi Lampung Tahun 2018

Rapat Koordinasi Himpaudi Provinsi Lampung Tahun 2018, Dengan Tema “Himpaudi Profesional Dan Mandiri Untuk Mewujudkan Kesetaraan Pendidik Paud, Selasa (06/11/18).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pemda Kota Metro Dibuka oleh Wakil Walikota Metro Djohan, dan dihadiri oleh Ketua Himpaudi Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro dan seluruh Himpaudi se Provinsi Lampung.

Laporan ketua Himpaudi Kota Metro Siti Aisyah Djohan, mengucapkan selamat datang kepada pengurus Himpaudi se Provinsi Lampung. Rapat ini bertujuan untuk melaksanakan evaluasi dan membahas program serta melakukan silaturahmi serta kegiatan ini juga diikuti 150 Himpaudi se-Provinsi lampung.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Metro menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Karena penting bagi kita semua untuk memberikan pendidikan yang baik untuk anak usia dini.

Dengan begitu pengurus dapat menjadi pejuang yang baik dan bunda dapat lebih semangat dalam melakukan kerjasama dengan tim agar PAUD menjadi lebih baik. Selain itu, Pemkot Metro juga mendukung kegiatan Himpaudi, sebagaimana visi misi Kota Metro, sebagai Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif.