Kenal Pamit Kepala Kepolisian Resor Kota Metro

Acara pisah sambut tugas Kapolres Metro dari AKBP Ganda M.H Saragih kepada AKBP Retno Prihawati, yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah Kota Metro, Senin Malam (02/12/19).

Acara ini turut dihadiri Wakil Walikota Metro Djohan, Wakil Ketua DPRD Kota Metro, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Metro, Kepala OPD Kota Metro, dan para tamu undangan.

AKBP Ganda M.H Saragih mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya  kepada rekan-rekan yang telah bekerja sama selama setahun ini. “Saya juga mengucapkan selamat kepada AKBP Retno Prihawati, yang akan menjalankan tugas dan kewajibannya selama satu tahun kedepan, untuk menjadikan Kota Metro lebih baik, aman, dan nyaman kedepannya untuk semua masyarakat Kota Metro,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama juga AKBP Retno Prihawati memberikan sambutan serta ucapan terima kasih kepada rekan-rekan yang telah menyambut baik kehadirannya. “Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah menyambut baik saya, dan kepada bapak AKBP Ganda M.H Saragih yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, dan memberikan kepercayaan kepada saya untuk meneruskan tugas yang telah dijalankan, semoga apa yang nanti saya kerjakan sesuai dengan apa yang rekan-rekan inginkan,” ucap Retno.

Dalam sambutanya juga Wakil Walikota Metro Djohan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada AKBP Ganda M.H Saragih atas dedikasi dan karyanya selama ini.

“Selama memimpin Polres Metro Bapak telah berhasil dalam mengkoordinasikan dan memaksimalkan kinerja personil di unit kerjanya. Selama bertugas menjadi Kapolres juga mampu menjalin hubungan yang baik dan harmonis antara lembaga dan masyarakat, terlebih lagi dengan jajaran Pemerintah Kota Metro, sehingga segala kegiatan dan permasalahan yang ada di Kota Metro dapat diselesaikan dengan baik,” tutur Djohan.

Diakhir sambutannya Djohan juga menyampaikan untuk tidak melupakan Kota Metro Bumi Sai Wawai, dan semoga hubungan silaturahmi tetap terjalin dengan baik, dan tetap bisa dipertahankan walaupun dipisahkan oleh tempat tugas. (cv/ins)

Rapat Inflasi Bulan November 2019

Badan Pusat Statistik Kota Metro merilis hasil inflasi pada bulan November tahun 2019, yang berlangsung di Aula Badan Pusat Statistik Kota Metro, Senin (02/12/19).

Dalam laporannya, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Metro menyampaikan bahwa Pada November 2019, Kota Metro mengalami inflasi sebesar 0,36 persen karena adanya kenaikan indeks dari 142,50 pada Oktober 2019 menjadi 143,01 pada November 2019.

Adapun tiga kelompok pengeluaran yang memberikan andil dalam pembentukan inflasi yakni, kelompok bahan makanan sebesar 0,3206%, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,0366% serta kelompok kesehatan yakni sebesar 0,0238%. Selain itu, adapun beberapa kelompok yang pengeluarannya memberikan pembentukan deflasi yaitu, transpor, komunikasi dan jasa keuangan, kelompok sandang, kelompok makanan, minuman, rokok den tembakau, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga.

“Inflasi Kota Metro menempati peringkat ke-17 dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya. 57 kota IHK mengalami inflasi dan 25 kota mengalami deflasi dan inflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 3,30%  serta inflasi terendah dialami oleh Malang sebesar 0,01%,” jelasnya.

Kota Metro, pada November 2019 berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (Point to Point) adalah sebesar 2,56 persen dan inflasi year on year (YoY) adalah sebesar 2,84 persen.

 

Pemkot Metro Memperingati Hari Disabilitas Internasional ke-27

Pemerintah Kota Metro beserta Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Metro menggelar Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diperingati setiap tanggal 3 Desember dengan tema “Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul”  di Lapangan Kampus Iringmulyo, Senin (02/12/19).

Acara ini diawali dengan pawai keliling dan dibuka langsung oleh Wakil Walikota Metro Djohan, Sekda Kota Metro, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Ketua LKKS Kota Metro Heriyati Pairin, Wakil Ketua LKKS Siti Aisyah Djohan, seluruh kepala OPD dan diisi dengan penampilan panggung oleh para penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya Heriyati mengucapkan terima kasih atas terselanggaranya peringatan HDI ke-27 ini dan para donatur yang berpartisipasi dalam acara tersebut sekaligus memberikan cinderamata tali kasih dari Yayasan Kanker Indonesia Kota Metro. “Saya mengucapkan terima kasih atas terlaksananya acara ini dan kepada para donatur yang telah bersedia menyisihkan rezekinya. Kami masih memiliki mimpi dan keinginan untuk selalu membantu saudara-saudara kita khususnya penyandang disabilitas dan para lanjut usia terlantar,” ujarnya.

Wakil Walikota Metro Djohan menyatakan apresiasinya dan menyambut baik acara tersebut dengan harapan dapat dijadikan sarana silaturahmi serta dapat memotivasi para penyandang disabilitas untuk terus maju dan berkarya sesuai dengan keahlian masing-masing. “Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul ini mengandung makna imbauan dan ajakan kepada kita semua untuk mewujudkan masyarakat inklusif dalam segala aspek kehidupan, kedepan dapat terus berkesinambungan dengan mewujudkan penyandang disabilitas yang unggul,” tutup Djohan. (tm/cv)