Rapat Pembahasan Aset Tanah Milik Pemkot Metro yang digunakan YPPIL

Sekda Kota Metro A. Nasir beserta Kejaksaan Negeri Kota Metro, Kantor Pertanahan Kota Metro, Kepala BPKAD Kota Metro, Kabag Hukum dan lainnya, melakukan Rapat Pembahasan Permasalahan Aset Tanah Milik Pemerintah Kota Metro yang digunakan YPPIL, berlangsung di OR Setda Kota Metro, Selasa (08/10/19).

Rapat tersebut membahas tentang penerbitan sertifikat hak pakai pada tanggal 22 Mei 2003, dengan nama pemegang hak Pemerintah Kota Metro yang digunakan sewa menyewa oleh Yayasan Pendidikan Islam. Namun pada tanggal 05 Mei 2017 telah berakhir perjanjian.

Kepala BPKAD Kota Metro menyampaikan, bahwa sebelumnya YPPIL ini telah menyalahi aturan dengan tidak membayar sewa menyewa yang sesuai surat edaran Walikota Metro No 17/B-4/2019. Dengan adanya rapat ini, saya harapan agar ada solusi bersama tentang aset tanah milik Pemda ini.

Sekda Kota Metro pada kesempatannya juga mengatakan, bahwa  untuk menindaklanjuti hasil dari BPK RI Lampung atas LKPD Kota Metro TA 2018. Yang pada tanggal 20 Mei 2019 aset tanah yang digunakan YPPIL agar dapat diambil alih atau dibuatkan perjanjian pemanfaatan aset baru.

Sehingga, pada tanggal 01 Juli 2019 Pemda telah menetapkan bahwa tanah yang digunakan YPPIL telah disewakan dan harus memberikan kontribusi kepada Pemkot Metro. “Namun pihak YPPIL keberatan untuk memenuhi persyaratan, sehingga kita harus melakukan tindakan, agar sewa menyewa dapat berjalan atau akan diberhentikan,” ucapnya.

Petunjuk Teknis Pemungutan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi

Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Walikota Metro Tentang Petunjuk Teknis Pengendalian Pemungutan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, Selasa (08/10/19).

Rapat tersebut berlangsung di Operating Room (OR) Setda Kota Metro dipimpin oleh Asisten II Kota Metro Yeri Ehwan dan dihadiri oleh Kabag Hukum Kota Metro, Sekretaris dan Staf Dinas Kominfo Kota Metro, Sat Pol PP Kota Metro, Inspektorat Kota Metro serta tamu undangan.

Kegiatan yang membahas tentang pemungutan retribusi pengendalian menara telekomunikasi  ini merupakan jenis retribusi sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, yang dapat dipungut biaya apabila potensi penerimaannya kecil atau atas kebijakan nasional bahkan daerah untuk memberikan pelayanan tersebut secara cuma-cuma.

“Untuk pemanfaatan ruang menara telekomunikasi, dengan berharap agar dapat memperhatikan tata ruang keamanan dan kepentingan umum,” jelas Asisten II Kota Metro.

Selanjutnya, Asisten II Kota Metro Yeri Ehwan menerangkan adapun pembagian urusan dari setiap instansi di pemerintahan bidang pekerjaan  umum dan penataan ruang yakni melakukan bimbingan bantuan teknis dan memeberikan rekomendasi izin mendirikan bangunan (IMB) dalam pembangunan gedung, penataan bangunan dan lingkungan, jasa konstruksi dan penataan ruang.

Selanjutnya, untuk urusan Bidang Komunikasi dan Informatika meliputi penyelengaraan sumberdaya, perangkat pos dan informatika, informasi komunikasi publik serta aplikasi informatika.

Pisah Sambut Lurah dan Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Metro Timur dan Kelurahan Yosorejo

Pisah Sambut Lurah dan Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Metro Timur dan Kelurahan Yosorejo, di Aula Kelurahan Yosorejo, Metro Timur, Selasa (08/10/19).

Tampak hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Camat Metro Timur, Lurah se-Kecamatan Metro Timur, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, anggota PKK Kota, dan tamu undangan.

Heri Suparni selaku Plt. Lurah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Camat Metro Timur serta rekan-rekan Kelurahan Yosorejo yang sudah membantunya pada saat masa kepemimpinan selama 1 tahun 4 bulan. “Saya minta kepada bapak Lurah yang baru agar tidak pindah dari Kelurahan sebelum pelantikan supaya tidak ada lagi Plt. Lurah untuk ke-3 kalinya,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama Hendriawan, Lurah baru Yosorejo mengatakan bahwa dengan dilantiknya sebagai Lurah maka semakin banyak tanggung jawab yang akan diemban. Untuk itu Hendri mengharapkan bantuan, dorongan serta kritikan kepada rekan-rekan yang ada di Kelurahan Yosorejo. “Saya siap mengemban tugas dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro Heriyati Pairin, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Plt. Lurah serta Ketua TP PKK Metro Timur dan Kelurahan Yosorejo yang lama yang telah melaksanakan tugasnya selama ini dengan sebaik-baiknya. “Kepada Lurah serta Ketua TP PKK yang baru saya mengimbau untuk tetap bekerja sebaik mungkin kedepannya. Saya ucapkan selamat bertugas dalam mengabdikan dirinya kepada masyarakat,” tutup Heriyati.

 

Monitoring Evaluasi Kesrak PKK-KKBPK di Metro Pusat

Tim Monitoring Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (Kesrak PKK-KKBPK) Kesehatan  Kota Metro hari kedua berlangsung di Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Selasa (08/10/19).

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian  Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPPKB) Kota Metro, Ketua TP PKK Kota Metro, Wakil Ketua TP PKK Kota Metro, Tim Monitoring dan Evaluasi Kesrak KB Kes dan HKG PKK Kota Metro, Camat Kecamatan Metro Pusat, Lurah Hadimulyo Barat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Tutik dalam laporannya mengatakan bahwa selama ini kegiatan Kesrak PKK dapat berjalan dengan baik, terbukti sejak tahun 2005 hingga tahun 2016 Kota Metro selalu menjadi pemenang, Untuk itu Kota Metro diharapkan dapat meningkatkan prestasi dalam kiprah di 5 kecamatan pada Lomba Kesrak tahun ini.

Sambutan Ketua TP PKK Kota Metro Heriyati Pairin berdasarkan hasil rapat pemantapan dan persiapan Lomba Kesrak PKK KB Kes dan HKG Tingkat Kota Metro tahun 2019 yang dipimpin Asisten Bidang Administrasi Umum dan Sekretaris TP PKK Kota Metro bahwa pada hari Kamis tanggal 3 oktober 2019 yang dihadiri oleh Tim Pelaksana Lomba dan Camat Se-Kota Metro bahwa kesepakatan Lomba Kesrak PKK KB KES HKG Tingkat Kota Metro dimulai pada hari Senin tanggal 07 oktober 2019.

“Saya ucapkan selamat kepada Kelurahan Hadimulyo Barat yang sudah terpilih untuk maju ke Tingkat Kota, mudah-mudahan dengan kerja keras dan kegigihan para tim di kelurahan ini dapat maju ke Tingkat Provinsi,” tutupnya.

Dalam sambutan Ketua Monitoring Evaluasi Kesrak yang dalam hal ini diwakili oleh Prayitno selaku Kepala Dinas PP PA PP KB menyampaikan bahwa kegiatan lomba atau evaluasi semacam ini sudah puluhan tahun berlangsung, untuk itu menjadi motivasi karena lomba bukan hanya bersifat administrasi saja. Melalui lomba ini dikembangkan kembali motivasi masyarakat dalam meraih suatu prestasi, apapun hasilnya dalam lomba di 5 Kecamatan ini saya berharap tidak mempengaruhi semangat tiap tim yang terlibat serta masyarakat,” tegas Prayitno.

 

Bimtek DDDTLH Kota Metro Tahun 2019

Wakil Walikota Metro Djohan membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup (DDDTLH) Kota Metro Tahun 2019, Selasa (08/10/19).

Kegiatan Bimtek yang diadakan Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro ini berlangsung di Aula Pemda Kota Metro dan dihadiri oleh, para Staf Ahli Walikota Metro, Narasumber dari Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup, Kepala OPD se-Kota Metro serta tamu undangan.

Laporan ketua panitia Eka Irianta menyampaikan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk klasifikasi daya tampung dalam pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya alam yang ada di Kota Metro, yang berbasis daya tampung dan daya dukung. Selain itu, agar pemanfaatan ruang didasarkan pada kondisi lingkungan sehingga tidak melampaui batas-batas kemampuan lingkungan hidup, dalam mendukung dan menampung aktivitas manusia tanpa mengakibatkan kerusakan dan pencemaran lingkungan.

“Adapun jumlah peserta yang mengikuti bimtek pada pagi hari ini yakni 40 orang, yang berasal dari setiap OPD, kecamatan dan kelurahan yang memiliki daya tampung dalam lingkungan hidup,” ucapnya.

Pada kesempatannya, Wakil Walikota Djohan menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan bimtek ini. Karena dengan adanya kebijakan pembangunan yang didasarkan dengan pertimbangan daya dukung dan daya tampung lingkungan, maka dapat menghasilkan kebijakan yang lebih ramah terhadap lingkungan.

Daripada itu, melalui kegiatan bimtek Pengenalan Konsep DDDTLH ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal yang dapat memperkaya wawasan para peserta, tentang daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup dalam perspektif spasial. Sehingga dapat menghasilkan suatu kesamaan persepsi, serta pikiran yang bermanfaat.

“Ya, tentunya dengan memperhatikan aspek lingkungan hidup, maka DDDTLH merupakan strategi untuk memajukan lingkungan hidup,” ujarnya Djohan.