KAGAMA dan P2WKKM Turut Meriahkan HUT Kota Metro

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Metro ke-82 dan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), Paguyuban Penggemar Wayang Kulit Kota Metro (P2WKKM) mengadakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Lapangan Samber, Sabtu malam (03/08/2019).

Dalam sambutan Ketua DPD Kagama Lampung Soeradi Soedjarwo, mengatakan tema acara Kagama malam ini adalah Kagama Peduli Pelestarian Budaya Nusantara. Dengan menggandeng Komunitas KOSTI dan P2WKKM bertujuan ingin menghibur masyarakat luas dengan sepuas-puasnya, mengingatkan bahwa kita sebagai orang Indonesia harus bisa melestarikan kebudayaan kita sendiri.

“Wayang Kulit ini sudah mendapatkan penghargaan dari Unesco dan sangat di kagumi oleh dunia, jadi kita wajib melestarikan kebudayaan wayang kulit ini semoga bisa lestari menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri,” ujarnya.

Pagelaran pentas wayang kulit dengan lakon Semar Membangun Desa, ini diadakan dengan harapan Kota Metro menjadi tambah sejuk, tambah guyub, tambah rukun, sehingga Kota Metro tambah maju di bawah pimpinan Walikota dan Wakil Walikota serta Indonesia bertambah jaya. “Jadi Kota Metro boleh maju, Indonesia boleh jaya tetapi wayang kulit juga harus tetap jadi,” imbuhnya.

Sedangkan dalam sambutan Wakil Walikota Djohan berharap kegiatan ini mampu memotivasi dan menggelorakan semangat kebersamaan bagi seluruh stake holder terkait untuk membangun Kota Metro dan seluruh masyarakat Kota Metro agar selalu bersama, bergandengan tangan, bahu-membahu, gotong royong, serta bekerja sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing, sehingga dapat membangun Kota Metro ini dengan lebih baik lagi.

“Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami menyampaikan apresiasi dan mudah-mudahan dengan perayaan ini, dapat menjadi wadah dalam menggalang persatuan dan kesatuan. Menggugah kesadaran kita semua agar menanamkan rasa memiliki, kecintaan dan kebanggaan terhadap budaya daerah Kota Metro khususnya, serta dijadikan sarana intropeksi dan mengevaluasi atas apa yang telah, ┬ásedang dan akan kita semua lakukan kedepannya,” ujar Djohan.

Dalam kesempatan kali ini juga Wakil Walikota menyerahkan wayang kulit kepada Ki Kunto Guritno selaku dalang pada malam ini dan menandakan pagelaran wayang kulit dimulai.