Rapat Kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XVI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 Tingkat Kota Metro

Rapat Persiapan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XVI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 Tingkat Kota Metro yang diadakan di Aula Pemda Kota Metro, Rabu (12/06/2019).

Rapat yang dipimpin oleh Asisten I Ridwan di damping oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rahmad, serta Kepala Penyelenggara PKK, dan dihadiri Camat dan Lurah Kota Metro. Rapat ini membahas tentang persiapan kegiatan Gotong Royong yang akan berlangsung di Lapangan Al-Manar, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat pada hari Jumat 21 Juni 2019.

Asisten I Ridwan mengawali rapat dengan menyampaikan susunan acara yang diawali dengan upacara, pembukaan, hiburan, doa, dan penutup acara. Ridwan meminta agar pihak kelurahan bisa berkoordinasi sehingga acara ini dapat berlangsung dengan baik dan sukses. “Rapat persiapan Bulan Bakti Gotong Royong diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” tambah Ridwan.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Siti Aisyah Djohan, menyampaikan harapan agar setiap kecamatan yang ikut serta hendaknya dapat menunjukkan gerakan PKK  juga diharapkan adanya pelayanan kesehatan dikarenakan ini adalah acara gotong royong. Lanjutnya setelah acara ini selesai, diharapkan kegiatan gotong royong terus berjalan di setiap daerah.

Rahmad menyampaikan bahwa undangan acara berjumlah 400 orang dengan beberapa hiburan kesenian rakyat yang akan berlangsung di acara tersebut, dan seragam yang akan digunakan adalah baju olahraga, serta dianjurkan setiap kecamatan yang ikut serta harus membawa minimal 10 kentongan untuk memeriahkan acara.

Pada akhir rapat Rahmad menyampaikan harapan agar kegiatan yang akan berjalan dapat berlangsung dengan lancar tanpa ada hambatan. (Cv/Lia)

Rakor Bulan Juni Pemerintah Kota Metro

Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kota Metro Bulan Juni yang diadakan di Aula Pemda Kota Metro, Rabu (12/06/2019).

Rakor kali ini dipimpin oleh Wakil Walikota Metro dan dihadiri Sekda Kota Metro, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro. Tak luput juga dihadiri oleh instansi vertikal yang diantaranya Kepala BPN, Kepala BPJS, Basnas, Kepala BPS, Kepala BNN, Kepala Kantor Kementrian Agama, dan PLN Metro.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Metro menyerahkan 11 surat aset pertanahan kepada Wakil Walikota Metro Djohan, dan langsung dilimpahkan kepada Kepala BPKAD Kota Metro. Dimana Pemkot Metro sebelumnya telah mengajukan 59 aset, sedangkan 34 aset sudah diserahkan dan tersisa 8 aset lagi.

Dalam menanggapi laporan BPN, Wakil Walikota Metro Djohan mengucapkan terimakasih atas kerjasama ini. Ia juga mendukung tentang semua tanah dan bangunan di Kota Metro bersertifikat.

“Dimana Kota Metro, Kota yang kecil ini, jangan sampai ada permasalahan mengenai sengketa tanah. Terlebih kedepannya akan adanya pembangunan pelebaran jalan, yang akan merubah isi dari sertifikat. Dan saya tekankan kepada Camat dan Lurah harus menguasai wilayahnya, terkait dengan aset Pemkot Metro yang tersebar di daerah mereka bertugas. Semoga kedepannya kinerja kita dapat berjalan baik dan berkelanjutan,” ujar Djohan.

Sementara itu, perwakilan pegawai Kementrian Agama Metro melaporkan mengenai jumlah jamaah haji Kota Metro yang akan diberangkatkan tahun 2019 ini, sebanyak 537 orang dan 17 orang calon jamaah haji tambahan.

“Yang diperkirakan acara manasik haji akan berlangsung pada tanggal 18 Juni di Masjid Taqwa dan pada tanggal 20 sampai dengan 28 Juni akan dilangsungkan manasik haji di daerah masing-masing. Kemudian untuk keberangkatan calon jamaah haji di Kota Metro yang masuk gelombang ke-2, kloter 27 pada tanggal 20 Juli. Sedangkan gelombang ke-2 kloter 45 akan diberangkatkan di asrama haji pada tanggal 26 Juli pukul 08.00 WIB,” terangnya.

Pada kesempatan ini Wakil Walikota Metro Djohan juga menyinggung mengenai masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri di Taman Merdeka, untuk tetap menjaga kebersihan dan merawat lingkungan.

“Saya minta kepada Kepala Dinas PU untuk menambah atau mengecek penerangan di Taman Kota Metro, karena beberapa hari lalu terdapat lampu yang tidak hidup,” ungkap Djohan.

Kemudian Rakor bulan Juni ini dilanjutkan dengan membahas persiapan HUT Kota Metro yang akan berlangsung pada tanggal 13 Juni esok.