Pengajian Akbar Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Pemerintah Kota Metro mengadakan Pengajian Akbar dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan, yang berlangsung di Masjid Taqwa Kota Metro, Jumat (03/05/2019).

Pengajian ini dihadiri Wakil Walikota Metro, para Asisten, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Kepala Dinas, Camat dan Lurah se-Kota Metro, serta para masyarakat Kota Metro.

Dalam pengajian ini Wakil Walikota Metro Djohan mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Metro, saya menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini, karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif didalam meningkatkan iman dan taqwa, serta Ukhuwah Islamiah di Kota Metro yang kita cintai ini. Apalagi Pengajian Akbar ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan, yaitu bulan suci yang penuh berkah dan telah kita nanti-nantikan kedatangannya.

“Untuk menyambut bulan yang mulia ini, kita juga diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, sehingga pada saat memasuki bulan Ramadhan tahun ini, kita dapat melaksanakan kewajiban menunaikan ibadah puasa, serta meningkatkan amalan ibadah lainnya dengan lebih sempurna daripada tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Tambahnya, Djohan mengungkapkan secara pribadi dan perwakilan Pemerintah Kota Metro ingin menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya, jika selama ini terdapat kesalahan dan kekeliruan baik yang disengaja maupun tidak sengaja.

“Harapan saya, marilah kita saling mempererat jalinan silaturahmi serta saling memaafkan satu sama lain, sehingga kita dapat melaksanakan ibadah puasa 1440 H/2019 M ini, dengan hati yang bersih dan ikhlas. Sekali lagi selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga segala amal ibadah kita pada bulan Ramadhan tahun 1440 H ini diterima oleh Allah SWT. Amin ya Robbal Alamin,” tutup Djohan.

Penutupan MTQ Ke 47 Tahun 2019, Metro Sabet Empat Prestasi

Malam Penutupan MTQ Ke 47 dan Pemberian Reward kepada seluruh Pemenang yang berlangsung di Tulang Bawang Barat, Kamis (02/05/19).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh, fokorpimda se-Provinsi Lampung, para Peserta MTQ se-Provinsi Lampung serta tamu undangan.

Perwakilan Gubernur Lampung, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung atas nama Gubernur mengucapkan selamat kepada para pemenang. “Kepada qori-qori’ah, hafizh-hafizhoh, yang meraih peringkat juara dalam Musabaqah ini saya ucapkan selamat dan semoga prestasi ini bisa dipertahankan di masa mendatang,” ujar Irwan dalam rilisnya.

Selain itu, pelaksanaan Musabaqah disebutkan Irwan merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu pengembangan tilawah, hafalan serta pendalaman isi Al-Qur’an. “Upaya yang dilakukan tidak boleh berhenti sampai disini. Kegiatan religius dan sarat dengan syiar Islam ini akan menjadi sia-sia dan percuma apabila tidak meninggalkan bekas dan pengaruh ditengah masyarakat,” katanya.

“Penilaian harus diadakan secara objektif, sehingga dapat melahirkan qori dan qori’ah, hafiz dan hafizah terbaik di Provinsi Lampung yang akan mengukir prestasi gemilang di event nasional maupun internasional,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dewan Hakim, LPTQ, para khafilah seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung yang telah menunjukkan kerjasama dalam menyukseskan MTQ ke-47 Tingkat Provinsi Lampung. “Sebagai tuan rumah, usaha yang kita lakukan masih terdapat keterbatasan untuk itu kami ucapkan memohon maaf. Dengan pelaksanaan MTQ ini kita berharap dapat membumikan Al-Quran,” ujarnya.

Selanjutnya, kegiatan pun dilanjutkan dengan diumumkannya pemenang bagi para Khafilah yang menjuarai cabang-cabang yang dilombakan, dan Kota Metro berhasil menyabet prestasi di cabang Musabaqah Syarhil Qur’an Putra yaitu juara II Abdul Halim, juara I Musabaqah Tafsir Qur’an Putra yaitu Yazid Fadilah dan juara II pada kategori mobil hias, serta juara III Stan terbaik.

Bhakti Sosial Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Metro Tahun 2019

Dinas Sosial Kota Metro melalui Pemerintah Kota Metro mengadakan Bhakti Sosial Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Metro , yang ditujukan untuk Fakir Miskin, Penyandang Disabilitas dan Lanjut Usia Terlantar Tahun 2019 yang berlangsung di Aula Kelurahan Ganjar Agung, Metro Barat, Jumat (03/05/19).

Yusuf Efendi selaku ketua pelaksana menyampaikan laporannya bahwa dasar kegiatan Bhakti Sosial LKKS ini merupakan aktivitas rutin yang dilakukan setiap tahun mulai dari tahun 2014 melalui DPA. Adapun tujuan kegiatan antara lain merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Kota Metro terhadap warga masyarakat, khususnya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), meningkatkan peran Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) dalam menjalankan fungsinya sebagai koordinator penanggulangan PMKS, serta komplementaritas terhadap bantuan sosial yang diterima oleh PMKS. Pada tahun ini jumlah penerima manfaat kegiatan bhakti sosial sebanyak 500 orang yang berasal dari 5 Kecamatan di Kota Metro dengan komponen penerima manfaat penyandang disabilitas 150 orang, lanjut usia terlantar 150 orang, dan fakir miskin 200 orang.

Sementara itu Ketua LKKS Kota Metro Heriyati Achmad Pairin mengatakan bahwa terdapat 30 BKKKS/LKKS sebagai anggota atau jaringan kerja tingkat Provinsi. Adapun Bhakti Sosial sebagai upaya penanggulangan masalah sosial di Kota Metro. Masih banyak upaya lain yang dapat dilakukan oleh LKKS dalam membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan sosial, seperti penggalangan dana masyarakat untuk dipergunakan dalam penanganan masalah sosial, aksesibiltas produk dari penyandang masalah kesejahteraan sosial kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial lain untuk mendapatkan pelayanan sosial, serta kegiatan charity atau kegiatan amal lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan bahwa sejalan dengan perwujudan cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang di dalam Pancasila, sila kelima (5)  keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, serta pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yakni  untuk memajukan kesejahteraan umum , maka seluruh warga negara berhak memperoleh kehidupan yang layak bagi kemanusiaan.  Penyelenggaraan kesejahteraan sosial ini merupakan upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan dalam bentuk pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara, yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial.

Pemerintah Kota Metro terus berupaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai upaya seperti penerbitan peraturan serta meluncurkan program-program kesejahteraan sosial. Dalam hal penerbitan regulasi telah ditetapkan Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 2 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan kesejahteraan sosial, Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 7 Tahun 2015 tentang penanggulangan penyakit sosial masyarakat, Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 3 Tahun 2019 tentang Kota Layak Anak, peraturan Walikota Metro Nomor 49 Tahun 2018 tentang Perlindungan Sosial serta peraturan lainnya, tambah Pairin.
“Saya berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan dan dapat melaksanakan perannya untuk menggali, mengembangkan dan mengkoordinasikan semua potensi sosial di dalam masyarakat. Kemudian, memfasilitasinya dengan berbagai program kemitraan yang ada”, tutup Pairin.
Turut hadir Walikota Metro, Kepala OPD se-Kota Metro, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Ketua Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro, Pimpinan BUMN, BUMD/Pelaku Usaha, Anggota LKKS Kota Metro dan Tamu Undangan.

Pemkot Metro Monitoring Harga dan Ketersediaan Barang Menjelang Ramadhan Tahun 2019

Pemerintah Kota Metro melakukan monitoring harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok atau sembako menjelang Ramadhan tahun 2019 /1440 H di Pasar Margorejo, Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan. Monitoring ini dilanjutkan ke Pasar Mega Mall dan Kopindo Kota Metro, Jumat (03/05/2019).

Dalam hal ini, Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro dalam memonitoring didampingi Staf Ahli II, Asisten I, Asisten II, Kepala Inspektorat,  Kepala Dinas Perdagangan, Kepala  Dinas Satpol PP, Plh Koperasi, Usaha Mikro Kecil, Usaha Menengah dan Perindustrian beserta Camat dan Lurah setempat.

Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan bahwa, dari hasil monitoring ke 3 pasar kebutuhan pokok saat ini sangat berat. Dimana harga ayam meningkat, yang diikuti dengan bumbu dapurnya seperti bawang merah, bawang putih dan cabai.

“Tak hanya itu, harga daging juga ikut meningkat berkisar Rp. 100.000, sedangkan daging impor seharga Rp. 95.000. Kenaikan ini juga dialami pada harga telur yang kenaikannya berkisar Rp. 1.000 sampai dengan Rp. 2.000/kg. Sedangkan untuk harga beras masih stabil,” ungkap Pairin.

Tambahnya, Achmad Pairin mengatakan untuk menindaklanjuti hal ini, kami akan mengadakan rapat terhadap kenaikan komponen harga. “Hal ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat Kota Metro mampu memenuhi kebutuhan sehari-harinya pada bulan puasa, terlebih menjelang hari raya Idul Fitri mendatang,” katanya.