Kelurahan Purwoasri Wakili Kota Metro dalam Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi

Pemerintah Kota Metro melalui Kelurahan Purwoasri dilakukan penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi tahun 2019.

Lomba kali ini yang bertemakan, Dengan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung kita wujudkan kelurahan yang maju, mandiri dan sejahtera menuju visi Kota Metro, yang berlangsung di Kelurahan Purwoasri Kecamatan Metro Utara, Selasa (09/04/19).

Tampak hadir Walikota metro, Wakil Walikota Metro, Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung, Tim Penilai Lomba, Porkofimda Kota Metro, Assisten l Kota Metro, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Dandim, Kapolres, Kepala OPD se-Kota Metro, GOW se-Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro, Rt/Rw Metro Utara, Paguyuban Purwoasri bersatu, dan Tamu Undangan.
Sutoyo selaku Lurah Purwoasri dalam laporannya memaparkan bahwa, secara umum Kelurahan Purwoasri memiliki potensi ekonomi diantaranya pada sektor pertanian, yang memiliki hamparan persawan yang ditanami komoditas padi dan palawija, kemudian potensi peternakan diantaranya ternak sapi perah.
“Selain itu juga memiliki potensi wisata Dam raman, Capit Urang dan Jembatan Gantung yang mulai berdiri di awal tahun 2017 dirintis oleh kelompok sadar wisata dan paguyuban Purwoasri Bersatu yang bergerak dibidang sosial kemasyarakatan dan keamanan,” ujarnya.
Sutoyo berharap, semoga dengan adanya kehadiran Tim penilai lomba dari Provinsi akan dapat memotivasi masyarakat purwoasri kedepannya.
WaliKota Metro Achmad Pairin juga memberikan sambutan sekaligus ucapan selamat datang kepada Tim Penilai Lomba beserta rombongan dari Provinsi Lampung di Kota Metro.
Pairin menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya kehadiran Tim Penilai dapat memotivasi masyarakat untuk meningkatkan peran sertanya dalam pembangunan di Kota Metro sejalan dengan Visi Kota Metro sebagai Kota pendidikan dan Wisata Keluarga berbasis kerakyatan berlandaskan pembangunan partisipatif.
“Dengan harapan seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat Kota Metro, dengan kegiatan ini mudah-mudahan dapat meraih prestasi terbaik se-Provinsi Lampung, bahkan sampai ke Tingkat Nasional. Kalau memang masyarakat Purwoasri itu layak untuk mendapat nilai besar dan maju ke Tingkat Nasional, maka berikanlah sebab kami siap memberikan yang terbaik,” tutup Pairin.
Dikesempatan yang sama Gubernur Lampung, yang dalam hal ini di wakili oleh Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung menyampaikan bahwa, pada tahun 2019 Pemerintah Provinsi Lampung selain melaksanakan lomba desa, juga melaksanakan Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Lomba Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Tahun 2019.
“Sebab Lomba yang diselenggarakan ini, merupakan kegiatan yang bermanfaat sebagai tolok ukur dalam melihat efektifitas dalam membangun desa/kampung melalui pemberdayaan masyarakat, kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan,” katanya.
Lanjutnya, Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung juga mengatakan bahwa, dirinya menyadari untuk memajukan desa menjadi desa yang maju, mandiri dan sejahtera tidak semudah membalikan telapak tangan. Diperlukan peran aktif seluruh pihak, melalui peningkatan pengetahuan, sikap keterampilan, perilaku, kemampuan kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan program, kegiatan dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat.

Sosialisasi Jabatan Funsional Perencana (JFP) dan Program Diklat Perencanaan di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro menggelar sosialisasi Jabatan Fungsional Perencana (JFP) dan Program Diklat Perencanaan Tahun 2019, di Aula Pemda Kota Metro, Selasa (09/04/2019).

Dalam hal ini, dihadiri Sekda Kota Metro A. Nasir, Kepala Pusbindiklatren Bappenas Dr. Gusfika, para Narasumber, Kepala BKPSDM Kota Metro, para peserta sosialisasi dari perwakilan Kota/ Kabupaten se-Provinsi Lampung.

 

Sedangkan dalam laporan Kepala BKPSDM Kota Metro Welly Adiwantra mengatakan, kegiatan ini dalam rangka, pengembangan profesionalisme dan pembinaan karier PNS, serta mutu pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan atas dasar sistem karier dan sistem prestasi kerja dimungkinkan bagi PNS untuk menduduki jabatan fungsional.

“Sedangkan untuk sasaran dalam kegiatan ini sebanyak 20 instansi, yang diantaranya dari Kementrian, Lembaga dan Pemerintahan Kota/Kabupaten. Sementara pada kegiatan ini dihadiri 100 orang peserta dari perwakilan Pemerintahan Kota/Kabupaten se-Provinsi Lampung,” jelas Welly Adiwantra.

Berdasarkan sambutan Sekda Kota Metro A. Nasir mengatakan, kegiatan ini akan memberikan pemahaman perencanaan pembangunan yang mendorong kualitas perencanaan yang baik.

“Jabatan Fungsional Perencana (JFP) merupakan jabatan strategis yang merupakan otak dalam keberlangsungan pembangunan.  Upaya untuk mewujudkan JFP yang professional, yaitu dengan tersedianya SDM aparatur yang memadai di daerah ini. Selain itu juga, diperlukannya keseriusan dan komitmen yang tegas, terutama bagi actor-aktor perencana di daerah, ” ujarnya. (Sr/Ian)