Forgab OPD Kota Metro, Lakukan Rapat Membahas Bidang Ekonomi

Pemerintah Kota Metro melalui Forum Gabungan (Forgab) OPD Kota Metro melakukan rapat yang membahas Bidang Ekonomi, yang berlangsung di OR Setda Kota Metro (14/03/2019).

Dalam Rapat ini dipimpin oleh Plt. Asisten III Pemerintah Kota Metro Suwandi, dan dihadiri para Staf Ahli, Kepala Bappeda, Kepala Badan Retribusi Pajak Daerah Kota Metro, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Metro, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP) Kota Metro, serta para Camat dan Lurah se-Kota Metro.

Dalam penyampaian Kepala Bappeda Bangkit Haryo Utomo mengatakan, rapat dalam Forgab hari ini merupakan tahap akhir, yang sebelumnya sudah berlangsung selama 3 hari.

“Pada rapat pada pagi ini, merupakan langkah kita dalam menyinkronisasikan dari hasil Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan, yang akan di sesuai dengan program daerah.
Dimana bidang ekonomi memang sangatlah penting, yang mengungkit perekonomian di Kota Metro, guna meningkatkan UMKM dan menurunkan angka kemiskinan di Kota Metro,” ungkap Bangkit.

Sedangkan dalam arahan Plt. Asisten III Suwandi mengatakan, rapat ini akan mengadakan ekspos pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian, Dinas Perdagangan, dan Dinas PMPTSP.

“Dari pemaparan ke 4 OPD ini akan di sinkronisasikan dan menetapkan prioritas dibidang ekonomi. Serta Forgab pada hari ini terkait dengan rencana kerja daerah tahun 2020, yang terkait juga dengan RPJMD tahun ke 4 di Pemerintahan Walikota Achmad Pairin. Yang lebih pentingnya juga, program yang kita bahas ini akan menggunakan sistem e-planning dan e-budgeting,” katanya.

Sementara dalam pemaparan Dinas Ketahan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, mengusulkan mesin alat tanam, dan pengolahan hasil panen. Serta pembangunan sumur bor, benih tanaman dan bibit ikan dan ternak yang akan di berikan kepada Kelompok Tani se-Kota Metro yang telah mengusulkan.

Sedangkan dari pemaparan Dinas Koperasi,  UMKM dan Perindustrian Kota Metro mengusulkan mengenai, alat kerajinan, mesin pengolahan susu cair menjadi bubuk, mesin penggilingan bakso dan pemotongan, serta pelatihan di bidang las dan mebel.

Kemudian pada pemaparan Dinas  Perdagangan akan melakukan sistem e-tribusi, guna memudahkan dalam transaksi dan akan di uji cobakan pada 3 pasar di Kota Metro.

“Sedangkan untuk penataan pasar saat ini, yang masih menjadi primadona permasalahan di tahun 2018, maka kami lakukan penertiban melalui pengiriman 3 surat peringatan. Dan pada hari ini kita telah mengirimkan surat peringatan yang ke dua, yang berisikan batas akhir perpindahan para pedagang kaki lima ke lantai 2 pada tanggal 11 Juni,” papar Kadis Perdagangan.

Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro Berlangsung di Kelurahan Margodadi

Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro tahun 2019, berlangsung di Kelurahan Margodadi, Kecamatan Metro Selatan, Kamis (14/03/19).
Kuswidaryanto selaku Lurah Margodadi dalam laporannya mengatakan, kami merupakan perwakilan yang mengikuti Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro. Dengan adanya Lomba ini, semoga Kelurahan ini dapat menjadi perwakilan Kota Metro ketingkat Provinsi.
“Kami juga menyadari kalau dalam perlombaan ada kalah dan menang. Dalam suatu perlombaan ada penilaian yang terbaik, maka kami berharap di tahun ini untuk menjadi yang terbaik. Kami juga bersiap untuk menghadapi perlombaan berikutnya,” tutup Kuswidaryanto.

Pada kesempatan yang sama, Rahmad Zainudin selaku Ketua Tim Penilai Lomba mengarahkan bahwa, evaluasi lomba kelurahan dan gotong royong merupakan kegiatan rutin setiap tahun secara berjenjang. Kegiatan ini mulai dari tingkat Kelurahan, Kota hingga Provinsi sesuai Permendagri Nomor 81 tahun 2015.

“Dan seperti yang diketahui bahwa, Kota Metro sudah menjuarai berbagai jenis lomba, misalnya Lomba Kelurahan, Lomba BBGRM (Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat) dan Lomba PKK. Lomba-lomba ini merupakan bukti bahwa motivasi setiap warga yang bekerjasama dengan pihak Pemerintahan, PKK maupun satu sama lain,” terang Rahmad.

Turut Hadir Tim Penilai Lomba, Sekretaris Tim Penggerak PKK Kota Metro, Camat Metro Selatan, Lurah se-Metro Selatan, Rt/Rw dan tamu undangan.

Rakor Sinkronisasi Program Bidang Kominfotik dan SPBE Provinsi Lampung

Pemerintah Kota Metro melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, menghadiri Rapat Koordinasi dan sinkronisasi terhadap program kegiatan dibidang komunikasi, informatika dan statistik.

Selain itu juga, kegiatan ini dilanjutkan dengan seminar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai katalis menuju smart city/smart province se-Propinsi Lampung, yang berlangsung di Hotel Bukit Randu, Kamis (14/03/19).

Dimana dalam kegiatan ini, menjadi salah satu kerjasama antara Diskominfo, Statistik Provinsi Lampung dengan Lembaga Pendidikan, guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang di miliki pemerintah daerah.

Dalam sambutan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat mengatakan bahwa, diperlukannya sinkronisasi antara program dan kegiatan dibidang teknologi, informasi.

“Hal ini dimaksudkan guna mewujudkan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik untuk mewujudkan smart city hingga smart province,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten bidang ekonomi, Kepala Dinas Diskominfotik Provinsi Lampung Achamd Crisna Putra dan para Kepala Dinas se-Propinsi Lampung.