Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro Di Kelurahan Purwoasri

Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro tahun 2019 yang berlangsung di Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Metro Utara, Senin (11/03/19).

Ikut serta dalam kegiatan, Ketua PKK Kota Metro Heriyati Pairin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Tim Penilai Kota, Camat Metro Utara serta masyarakat.

Dalam sambutannya kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyampaikan bahwa, lomba kelurahan ini merupakan kegiatan yang akan berkelanjutan pada tingkat Provinsi sampai tingkat nasional.

Sehingga, peran serta masyarakat sangatlah penting. Dimana keberhasilan dalam lomba dan pembangunan itu semua berkat kita bersama.

“Melalui lomba ini, mari kita tunjukkan rasa perduli dan keikut sertaan masyarakat dalam setiap kegiatan, sehingga dapat mewujudkan Kota Metro lebih baik lagi,” ucapnya.

Pada kesempatannya juga, Ketua PKK Kota Metro Heryati Pairin menjelaskan, pada kesempatan penilain ini juga sekaligus pembinaan pelaksanaan program PKK Kelurahan Purwoasri.

“Saya berharap, jajaran TP PKK Kelurahan secara berjenjang mampu menyusun rencana dalam rangka akselerasi atau mempercepat program PKK, tidak hanya melaksanakan 10 program pkk secara normative karena saat ini perkembangan pemerintah dan masyarakat sangat pesat,” tutupnya.

Walikota Metro Menyerahkan Petikan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2018

Pemerintah Kota Metro menyelenggarakan Penyerahan Petikan Keputusan Walikota Metro, tentang pengangkatan CPNS formasi tahun 2018 di Lingkungan Pemerintah Kota Metro di Wisma Al-Khairiyah, Senin (11/03/19).

Tampak hadir Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Para Assisten Kota Metro, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, serta Tamu undangan.
Welly Adiwantra Kepala BKPSDM Kota Metro melaporkan bahwa, hasil tes dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dinyatakan lulus seleksi sejumlah 250 orang. Sedangkan Formasi yang tidak terisi sejumlah 6 orang, dengan rincian Formasi Guru Bahasa Lampung 2 orang, Formasi Dokter Gigi Ahli Pertama 4 orang.
“Adapun CPNS yang akan menerima Petikan Keputusan Walikota Metro tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil sejumlah 252 orang, yang terdiri dari Formasi lulusan STTD 2 orang, Formasi Umum dan Khusus 250 orang, Tenaga Guru 152 orang, Tenaga Kesehatan 66 orang, Tenaga Teknis 31 orang, Golongan lll/b 21 orang, Golongan Ruang lll/a 189 orang, dan Golongan Ruang ll/c 42 orang,” jelas Welly.
Sedangkan dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin, berharap kepada CPNS yang akan menerima petikan tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil, agar dapat menjadi contoh dan membawa angin segar bagi peningkatan kinerja di unit kerja dimana CPNS ditempatkan.
“Sebagai CPNS saudara-saudara harus memegang teguh prinsip mengutamakan Prestasi, Disiplin, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak melakukan perbuatan tercela. Disamping itu, saudara-saudara perlu segera memahami tugas pokok dan fungsi, serta menguasai peraturan dan perundangan yang berlaku, atau yang terkait dengan pelaksanaan tugasnya masing-masing,” ungkap Pairin.
Pairin juga meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintahan Kota Metro, untuk senantiasa menjaga kekompakan dan komunikasi satu sama lain, dengan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
“Mari kita bersama-sama dan membuka diri dengan lingkungan sekitar, menerima suatu perubahan untuk kemajuan. Dan tetaplah berpegang teguh pada satu prinsip, Barang siapa, yang berusaha dengan bersungguh-sungguh, pasti akan mendapat hasil yang maksimal, atas sesuatu yang ia usahakan,” tutup Pairin.

Kota Metro Kedatangan Tim Verifikasi dan Penilaian Penghargaan Lampung Sejahtera Tahun 2019

Wakil Walikota Metro Djohan menerima langsung kunjungan Tim Verifikasi dan Penilaian Penghargaan Lampung Sejahtera Tahun 2019 bertempat di OR Setda Kota Metro, Jumat (08/03/2019).

Turut mendampingi pada acara tersebut yakni Staf Ahli Pemerintahan Kota Metro, Para Asisten, Kepala Dinas/Badan, Para Camat, Tim Teknis, Anggota TKPK serta Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan se-Kota Metro.

Wakil Walikota Metro Djohan, tak lupa mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai serta menyambut baik atas diselenggarakannya Penghargaan Lampung Sejahtera 2019. Dimana penghargaan ini dapat mendorong partisipasi aktif, inovatif dan berkelanjutan dari pemerintah kabupaten/kota dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan di wilayahnya masing-masing. Diharapkan pada akhirnya dapat mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan di Provinsi Lampung yang kita cintai.

Berdasarkan hasil verifikasi berkas Penghargaan Lampung Sejahtera 2019, Kota Metro dinyatakan lolos dan menjadi salah satu NOMINASI Kabupaten/Kota dan selanjutnya akan dilakukan Penilaian Tahap II oleh Tim Penilai dari Provinsi Lampung.

Djohan yang juga Ketua TKPK (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan) menyatakan upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Metro menunjukkan kecenderungan yang semakin membaik. Berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan Kota Metro mengalami penurunan dari 9,89% pada tahun 2017 menjadi 9,14% pada 2018.

Bila dibandingkan dengan tingkat kemiskinan provinsi Lampung yang sebesar 13,14% dan nasional yang sebesar 9,82% maka tingkat kemiskinan di Kota Metro sudah lebih rendah. Namun demikian, kita tidak bisa berpuas diri karena target tingkat kemiskinan yang akan dicapai adalah sebesar 7-8% sebagaimana yang ditetapkan dalam RPJMD Kota Metro Tahun 2016-2021.

Djohan menambahkan bahwasanya suatu kehormatan bagi Pemerintah Kota Metro untuk dapat mengikuti Penghargaan Lampung Sejahtera. “Kami senantiasa berkomitmen dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan di Kota Metro, tentunya harus ada sinergitas antara Pemerintah Kota Metro dengan Provinsi,” ujarnya.

Sambutan yang kedua Ketua Tim Verifikasi dan Penilaian Penghargaan Lampung Sejahtera Tahun 2019 Fitria S.STP, M.IP menyampaikan kedatangan Tim verifikasi ini didasarkan dokumen yang telah disampaikan. Hal yang melatarbelakangi penghargaan Lampung Sejahtera mengenai kegundahan Wakil Gubernur yang mana evaluasi selama lima tahun belakang ini penurunan angka kemiskinan di Provinsi Lampung tidak lebih dari setengah digit.

“Ada sesuatu yang harus dibenahi sehingga bagaimana  caranya ada motivasi sekaligus wadah pembelajaran bagi  percepatan pemberantasan kemiskinan di Provinsi Lampung. Ada empat point mekanisme penilaian yakni perencanaan dan kelembagaan, pelaksanaan, hasil serta inovasi daerah”, tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit, juga memaparkan capaian pelaksanaan percepatan penanggulangan kemiskinan di Kota Metro. Ada empat point yang disampaikan yakni trend penurunan kemiskinan, perencanaan dan kelembagaan, pelaksanaan serta inovasi.

“Dimana pemaparan lebih menitikberatkan pada perkembangan tingkat kemiskinan di Kota Metro berdasar data yang diperoleh dari kurun waktu tahun 2003-2018 yang mana tingkat kemiskinan Kota Metro menurun secara konsisten selama sepuluh tahun terakhir. Serta pengembangan inovasi yang digalakkan seperti Gerbang Bumi Sai Wawai, Aplikasi Lapor Yai, Sistem Informasi BDT berbasis GIS, e-Barcode untuk E-Warong juga Gertak Insting (Gerakan Serentak Intervensi Stunting),” ungkap Bnagkit.

Di akhir pemaparan tak lupa Bangkit menyampaikan harapan agar Metro mendapatkan hasil yang maksimal. “Mudah-mudahan hari ini tidak mengecewakan, nantinya Metro yang akan mendapatkan penghargaan”, tutupnya.

Pemerintah Kota Metro Menggelar Rakor (Rapat Koordinasi) Bulanan

Pemerintah Kota Metro mengadakan Rakor (Rapat Koordinasi) Bulanan di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (11/03/19).

Sekda Kota Metro Nasir menindaklanjuti mengenai belum terbitnya sertifikat tanah oleh Pemda yang dengan harapan paling tidak bulan depan sudah ada progres untuk 22 sertifikat yang belum terbit, lanjutnya mengenai tindak lanjut hasil Musrenbang, serta Lomba kelurahan di 5 Kecamatan yang sedang berangsung mulai hari ini.
Turut hadir dalam Rakor Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Para Asisten, Staff ahli, Kepala OPD se-Kota Metro, Camat Lurah se-Kota Metro,  serta Instansi Vertikal.