Sekda Kota Metro hadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyosari

Sekertaris Daerah Kota Metro membuka langsung kegiatan Musrenbang  di Kelurahan Mulyosari, Metro Barat, Pada jumat (01/02/19).

Dalam sambutannya Sekertaris Daerah Kota Metro, Nasir, mengapresiasi semangat yang ada di Kelurahan Mulyosari dalam melaksanakan Musrenbang 2019, semangat itu tidak hanya terlihat dari kantor kelurahan tetapi juga dari masyarakatnya untuk berpartisipasi mengikuti musyawarah yang diadakan setelah sholat jumat.

“Perhatian pemerintah terhadap kelurahan dan masyarakat yang ada di kota metro cukup tinggi dan itu bisa dilihat dari rasa peduli pemerintah terhadap kesehatan dan kebersihan yang ada di Kelurahan Mulyosari,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Mulyosari melaporkan bahwa di kelurahan mulyosari masih banyak warga yang belum mempunyai WC sehat, sehinnga membutuhkan perhatian pemerintah.

“Di tahun ini dalam perbaikan infrastruktur tahun 2019 yang kami  utama  Jl. Piagam jakarta dimana saat ini jalan tersebut menjadi jalan penghubung warga Mulyojati,” tuturnya.

Tambahnya,  kami mewakili warga kelurahan mulyosari mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan Kelurahan Mulyosari dengan mau mendengarkan keluhan masyarakat secara langsung.

Pemerintah Kota Metro Peringati GERTAK PSN DBD serta Tanam Pohon

Walikota Metro menghadiri acara Kerja Bakti dalam rangka Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang nyamuk DBD (GERTAK PSN DBD) dan dilanjutkan dengan menanam pohon di area Lapangan Kelurahan Yosodadi, Jumat (01/02/19).

Dalam acara tersebut turut hadir Sekda Kota Metro, para Asisten I, Kepala OPD se-Kota Metro, para Camat dan Lurah se-Kota Metro, turut serta juga Masyarakat dan siswa-siswi SD sekitar.

Dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin, menghimbau masyarakat agar menjaga lingkungan sekitar, dengan tujuan nyamuk aedes aegypti tidak dapat berkembang biak.

“Untuk itu, marilah kita semua menggalakkan 4M, yakni Menutup tempat penampungan air, Menguras tempat penampungan air secara rutin minimal seminggu sekali, Mengubur tempat penampungan air yang tidak terpakai, dan Memantau jentik nyamuk seminggu sekali. Plus disini artinya menghindari gigitan nyamuk menggunakan repelen anti nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, melakukan larvasidasi, dan menggunakan kelambu,” ujar Pairin.

Tambahnya ia menegaskan akan usaha ini bertujuan untuk memberantas dan mencegah berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti.

“Oleh karena itu, saya mengajak kita semua dalam kegiatan ini untuk bersama-sama mendukung dan melaksanakan nya, terutama seluruh lapisan masyarakat. Saya meminta tolong sampaikan kembali kepada masyarakat akan pengetahuan tentang penyebaran dan mencegah penyakit DBD, agar masyarakat dapat mencegah penyebaran nyamuk penyakit tersebut,” tutupnya.

Kemudian acara di lanjutkan dengan penyerahan bubuk Abate secara simbolis kepada Camat, dan berlanjut dengan menanam pohon serta kerja bakti.