Pemerintah Kota Metro Adakan Sosialisasi Pembangunan dan Bisnis Berkelanjutan

Pemerintah Kota Metro melalui BAPPEDA Kota Metro bekerjasama dengan Corporate Sosial Responsibility (CSR) mensosialisasikan pembangunan dan bisnis berkelanjutan yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (10/12/18).

Acara dihadiri oleh Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Asisten II Setda Kota Metro,  Kepala Bappeda Kota Metro, Staff Ahli Walikota Metro, Tim Teknis Pemerintah Kota Metro, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Metro dan Pelaku Usaha.

Dalam sosialisasi menghadirkan 2 (dua) Narasumber dari Forum CSR Provinsi Lampung Dr. Veronica Saptarini. SH,MM. dan Ketua Umum BAPPEDA Provinsi Lampung yang diwakili Kabid Perencanaan dan Perekonomian Bobby Irawan, SE, MSi.

Walikota Metro yang diwakili oleh Wakil Walikota, Djohan menyampaikan bahwa CBR yang diberikan oleh pelaku usaha merupakan amanat dari undang-undang republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas.

“Dimana, pihak swasta sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah juga bertanggung jawab terhadap perkembangan daerah setempat,” ujarnya.

Lanjut Djohan, Perkembangan CSR di Kota Metro diharapkan dapat terkoordinasi secara baik dalam menunjang program pembangunan Kota Metro. Dimana dalam hal ini, Pemerintah Kota Metro memberikan keleluasaan dalam melakukan sinergritas program CSR di Kota Metro, sesuai kebijakan pelaku usaha dan pemerintah.

“Pemerintah mengapresiasi kepada para pelaku usaha yang telah berpartisipasi dalam pembangunan di Kota Metro dalam bentuk pemberian CSR. Kami berharap para pelaku usaha untuk dapat membelikan CSR-nya secara rutin dan berkelanjutan, guna mencapai cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera,” papar Djohan.

Sementara itu Kepala BAPPEDA Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo melaporkan pelaksanaan sosialisasi ini berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 20 Tahun 2012, tentang tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 6 Tahun 2016 tentang tanggung jawab Sosial Perusahaan.

“Tujuan sosialisasi diadakan adalah untuk meningkatkan pemahaman bersama tentang CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan,” ucap Bangkit.

HUT Ke 19, DWP Kota Metro Adakan Pelatihan Clutch dan Table Manner

METRO – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Metro mengadakan pelatihan menghias Clutch dan Table Manner dalam rangka Hari Ulang Tahunnya yang ke- 19, Senin (10/12/18).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua DWP Kota Metro Budi Sani Wati ini berlangsung di Ruang Sekretariat Dharma Wanita Kota Metro dan dihadiri oleh seluruh anggota  Dharma Wanita di Kota Metro.

Dalam sambutan Ketua DWP Kota Metro Budi Sani Wati menyampaikan bahwa, tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka membatu DWP para PNS/suami dan menambah inovasi baru.

BACA INI : Pengajian Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

“Pada tanggal 13 Desember 2018, akan dilaksanakan puncak HUT ke 19 Dharma wanita. Saya harap, seluruh anggota dan unsur DWP dapat ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena ini merupakan acara kita bersama,” ucapnya.

Selain itu, Budi Sani Wati juga berpesan agar dalam pelatihan para ibu DWP dapat memperhatikan serta dapat menjadikan pelatihan ini sebagai ilmu yang bermanfaat.

Senam LLI Bulan Desember Dimajukan

LAMPUNG – METRO Wakil Walikota Metro Djohan turut memeriahkan Gebyar Senam LLI pada Minggu kedua bulan Desember, yang bertempat di Lapangan Amor, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Minggu (09/12/18).

Hadir juga dalam kesempatan ini perwakilan dari Kodim, Polres Kota Metro, Kejaksaan Negeri, Kepala OPD, Forkopimda Kota Metro, Camat, Lurah Yosomulyo serta peserta senam LLI se-Kota Metro.

Dalam sambutannya Djohan menyampaikan bahwa, agenda bulanan yang diadakan Pemerintah Kota Metro ini merupakan rangkaian terakhir di penghujung tahun 2018.

“Kita harus tetap semangat menyongsong tahun 2019, mudah-mudahan tahun 2019 Metro makin maju, masyarakatnya sejahtera. Dengan harapan tahun depan kegiatan ini makin semarak, LLI semakin jaya terutama kesehatan kita terjaga, ” ungkapnya.

Djohan juga meminta Bappeda mengadakan undian sepeda setiap diadakannya Gebyar LLI agar lebih semangat. Hal ini tentunya guna memotivasi anggota LLI yang hadir lebih banyak lagi. Ia juga mengatakan mudah-mudahan Januari sudah menggunakan seragam baru.

“Seragam LLI yang baru ini harus disesuaikan dengan keaktifan anggota, jangan sampai yang aktif hadir malah tidak dapat,” tutupnya.