Pemerintah Kota Metro Gelar Rakor Bulan November

Untuk membahas mengenai pembangunan Pemerintah Kota Metro mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Bulan November yang di diadakan di Aula Pemda Kota Metro, Senin (05/11/18).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro para Staf Ahli dan Asisten, serta Kepala OPD se-Kota Metro. Turut hadir juga kepala Bank Lampung, perwakilan Dharma Wanita, BPK, PLN, BPN, Bulog dan BPS.

Dalam rapat ini, Wakil Walikota Metro Djohan menyinggung kerusakan trotoar di beberapa titik yang tak kunjung diatasi. Oleh sebab itu, ia meminta instansi yang bersangkutan untuk segera mengadakan perbaikan hingga pembangunan.

“Kemudian saya juga akan menyampaikan keluhan masyarakat mengenai SK guru mengaji. Saya harap kepada  Bagian yang menangani hal ini, untuk segera membuatkan SK guru mengaji sesuai dengan nama yang ada di Lapangan, yang semulanya terdapat 1410 guru mengaji  menjadi 1454,” ujar Djohan.

Sementara dalam penyampaian Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, kita semua perlu adanya koordinasi yang baik antar OPD, terlebih dalam kekompakan untuk mencapai Visi Kota Metro.

“Di harapkan dari pembahasan rakor kali ini, para OPD dapat segera di tindak lanjuti. Terlebih lagi kita akan mengadakan Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada tanggal 11 November dan pembukaan MTQ tingkat Kota pada tanggal 12 November di Lapangan Iringmulyo.

Tambahnya, Walikota Metro menginformasikan mengenai Festival Putri Nuban, yang akan terselenggara pada tanggal 21 November. “Oleh sebab itu, seluruh Kepala dan Sekretaris OPD untuk mengenakan pakaian adat Lampung,” tegasnya.

Apel Mingguan Pemerintah Kota Metro

Walikota Metro, A. Pairin memimpin jalannya Apel Minggu Pertama Bulan November 2018 di Halaman Pemda Kota Metro. Apel yang dihadiri oleh Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda Kota Metro, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Metro dilaksanakan pada hari Senin (05/11/18).

Didalam amanatnya, Pairin menyampaikan kembali terkait ke disiplinan. “Terkait setiap pelaksanaan apel, pasti saya meminta untuk menyampaikan jumlah pegawai dengan keterangan maupun tanpa keterangan, hal ini dimaksudkan untuk mengetahui presentase kehadiran apel”, terangnya.

“Bagi yang tidak hadir tanpa keterangan, supaya dapat dibina dan ajak bicara kepada mereka, pertama sampaikan bahwa menjadi PNS bukan pekerjaan yang gampang,” imbuhnya.

Di kesempatan ini, Pairin mengajak seluruh PNS untuk dapat berkaca dan melihat berlangsungnya tes cpns, bahwa dari beberapa ribu pelamar hanya sedikit yang diterima. “Oleh karena itu, syukuri menjadi PNS dan berbuat yang terbaik untuk mengabdi kepada daerah kita, kepada bangsa dan negara”, ucap Pairin.

“Selanjutnya, saya mengucapkan terimakasih, selama ini kita telah melakukan pekerjaan dengan baik, dan saya juga mengingatkan kembali di bulan november untuk dapat mengevaluasi seluruh pekerjaan baik fisik maupun non fisik, sehingga pada pertengahan Desember 2018 semua sudah selesai yang kemudian tidak akan mengganggu sistem dan pola pada pemerintahan,” tutup Pairin.