Rakor Bulanan Pemkot Metro Bulan Oktober Tahun 2018

Walikota Metro Achmad Pairin Membuka Rakor Bulanan Pemerintah Kota Metro Bulan Oktober Tahun 2018, yang berlangsung di Aula Pemda Kota Metro, Senin (08/10/18).

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Walikota Metro Djohan, Sekda Kota Metro A. Nasir, Para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD se Kota Metro, Camat serta Lurah se Kota Metro.

Dalam rakor tersebut, instansi vertikal melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan. Selain itu, perwakilan Samsat Kota Metro juga melaporkan bahwa pajak motor sudah sangat maksimal, karena telah over target.

Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Metro Djohan  menyampaikan bahwa,  kepada instansi yang menangani masalah fisik dapat melaksanakan pekerjaannya dengan bagus dan terus melakukan koordinasi.

“Terkait Lampung Fair yang akan berlangsung tanggal 12 Oktober 2018, diharapkan kepada OPD dapat hadir. Dan pada tanggal 10 ini, kita bersama akan melakukan peninjaun di anjungan Kota Metro guna memastikan bahwa persiapan nya sudah maksimal,” jelas Sekda Kota Metro.

Kota Metro Deklarasi Kota Layak Anak

Dalam rangka mewujudkan Kota Layak Anak (KLA), Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP PA PP dan KB) Kota Metro ditandai dengan deklarasi dan penandatanganan dukungan di Samber Park, Minggu (07/10/18).

Camat berserta jajaran dan seluruh Lurah di Kota Metro, berkomitmen mewujudkan Kota Metro menjadi Kota Layak Anak (KLA).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP PA PP dan KB) Kota Metro, Juni Kuswati mengatakan Camat dan Lurah se-Kota Metro siap melaksanakan program kecamatan dan kelurahan layak anak untuk mewujudkan Kota Metro sebagai kota layak anak.

Deklarasi ini dalam rangka percepatan pelaksanaan program kota layak anak, maka tahun 2018 dibentuk kecamatan dan kelurahan layak anak di 5 kecamatan.

“Sosialisasi ini merupakan dukungan terhadap Undang-undang dasar 1945 28 ayat (2) b yang berisikan bahwa  Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi”

Lanjut Juni, Keberadaan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,  mempertegas perlunya pemberatan sanksi pidana dan denda bagi pelaku kejahatan terhadap anak terutama kepada kejahatan seksual yang bertujuan untuk memberikan efek jera, serta mendorong adanya langkah konkrit untuk memulihkan kembali fisik, psikis dan sosial anak.

“Peraturan daerah nomor 8 tahun 2014 perlindungan perempuan dan anak dari tindak kekerasan dan yang terakhir adalah peraturan Walikota nomor 27 tahun 2017 tentang Kota Layak Anak (KLA)” tuturnya.

“Harapannya dengan adanya deklarasi Kecamatan Layak Anak dan Kelurahan Layak Anak bahwa anak adalah menjadi tanggungan kita bersama dengan berkomitmen Mengembangkan kebijakan tentang lingkungan yang layak anak, Memobilisasi suber daya dan semua mitra kerja potensial di kota, Menyusun strategi, program, kegiatan, dan anggaran untuk mengembangkan kemampuan kota dalam mewujudkan kota layak anak, Memperkuat peran pemerintah kota dalam menyatukan tujuan pengembangan daerah dalam bidang perlindungan anak Menyusun baseline data tentang situasi anak dikota sebagai dasar untuk merumuskan dan merencanakan program yang terbaik untuk anak, Memperkuat kemampuan keluarga dalam mewujudkan kesejahteraan dan perlindungan anak.” Tutup Juni.

Pengukuhan DPD Forum Pengelola LKP Lampung

Pengukuhan DPD Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Lampung dan Seminar Nasional Sukses Mulia dari Bisnis Pengembangan Manusia dengan tema “Kupas Tuntas Strategi Membuat Mesin Uang Dari Bisnis Kursus dan Pelatihan”, Sabtu (06/10/18).

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Grand Skuntum Kota Metro dihadiri oleh Asisten I Kota Metro Ridwan, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan Kota Metro, Dinas Transmigrasi dan seluruh tamu undangan.

Asisten I Kota Metro Ridwan menyampaikan, selamat kepada Ketua DPD forum pengelola LKP Lampung Eko Distrianto dan 18 anggotanya. Selain itu, mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini.

Dengan harapan, pengukuhan ini dapat dijadikan sarana meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Kota Metro. “Jadikan solusi, bagi generasi penerus. Karena kegiatan ini merupakan prospek sehingga berpotensi menimbulkan dampak tertentu terutama dalam dunia bisnis,” jelasnya.