Pemkot Metro Terima Penghargaan WTP 5 Tahun Berturut-turut dari Menteri Keuangan Sri Mulyani

Pemerintah Kota Metro menerima penghargaan atas pencapaian opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut-turut, yaitu dalam kurun waktu 2013-2017. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2018 di Gedung Dhanapala, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Dengan mengambil tema “Pengelolaan Keuangan Negara yang Sehat untuk Indonesia Kuat” Rakernas dibuka oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang hadir dengan beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Kerja. Mewakili pemerintah, Sri Mulyani  memberikan apresiasi bagi Kementerian atau Lembaga dan Pemda yang telah meningkatkan kualitas pelaporan keuangannya.

Untuk 2017, jumlah Kementerian dan Lembaga yang memperoleh opini WTP dari LHP BPK meningkat menjadi 79 entitas dari sebelumnya 73 entitas pada 2016. Sementara Pemerintah Daerah yang mendapatkan WTP menjadi 411 Pemda meningkat dibanding tahun sebelumnya 374 Pemda.

Sri Mulyani juga meminta agar capaian Pemerintah Pusat dan Daerah yang baik tersebut tidak lantas membuat kinerja pemerintahan dan lembaga puas diri. “Capaian laporan keuangan yang mayoritas WTP ini harus menjadi motivasi bagi Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk selalu meningkatkan kinerjanya”, pesannya.

Pada Rakernas ini, Pemerintah juga memberikan penghargaan bagi 93 institusi baik dari Kementerian  Negara/Lembaga maupun Pemerintah Daerah (Provinsi, Kota, dan Kabupaten) yang mendapat opini terbaik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yaitu WTP sebanyak 5 kali berturut-turut.

Kota Metro menjadi salah satu Pemerintah Daerah dari 93 institusi penerima penghargaan dalam acara tersebut, karena Pemerintah Kota Metro telah berhasil mempertahankan opini WTP selama 5 tahun berturut-turut. Penghargaan diserahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan diterima langsung oleh Walikota Metro Achmad Pairin.

“Semoga penghargaan ini menjadi penambah motivasi kita bersama untuk terus membangun Kota Metro menjadi lebih baik lagi,” ujar Achmad Pairin.

SMPN 7 Metro Sabet Juara 1 di Turnamen Bola Volly Putri

Ketua PERWOSI Kota Metro Siti Aisyah menyerahkan reward kepada SMPN 7 Metro, dalam rangka Turnamen Bola Volly Putri tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama) se-Kota Metro Tahun 2018, yang berlangsung di GOR STO Kota Metro, Kamis (20/09/18).

Kegiatan yang diadakan oleh PERWOSI Kota Metro ini berlangsung 2 hari, dari tanggal 19-20 September 2018 dimenangkan oleh SMP N 7 Metro. Sementara untuk juara ke dua SMP N 5, juara ke tiga SMP N 10 dan juara harapan diraih oleh SMP N 2 Kota Metro.

Dalam sambutannya Ketua PERWOSI Kota Metro Siti Aisyah menyampaikan, ucapan terimakasih kepada seluruh peserta dan tim kerja, sehingga lomba volly putri tingkat SMP ini pertama kali dilaksanakan di Kota Metro.

“Saya harap tahun yang akan datang, kegiatan ini terus berlangsung karena Pemerintah Kota Metro juga sangat mendukung berbagai kegiatan olahraga. Terus raih prestasi, jangan berbangga diri dengan prestasi saat ini, namun jadikan ini awal dari perjalanan prestasi yang lebih baik lagi,” jelas Siti Aisyah.

Pelaunchingan Klinik Konsultasi APIP Kota Metro

Pemerintah Kota Metro melaunching Klinik Konsultasi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) Kota Metro, yang bertempat di Halaman Inspektorat Kota Metro, Kamis (20/09/2018).

Dalam sambutan Wakil Walikota Metro Djohan, mengucapkan apresiasi dan berharap dengan adanya Klinik Konsultasi APIP, mampu meningkatkan kinerja Inspektorat dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Metro.

“Meskipun Inspektorat adalah bagian dari perangkat daerah namun , dalam kedudukannya tetap harus memberikan saran kepada perangkat daerah lain, jika perangkat daerah ingin melakukan konsultasi. Sehingga nantinya banyak kekeliruan/kesalahan yang dapat dicegah lebih awal,” ujar Djohan.

Lebih lanjutnya, dengan dibentuknya klinik konsultasi APIP akan memberikan ruang bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendapatkan saran dan bahan pertimbangan. Hal ini dalam rangka mendukung pencapaian visi misi dan program program unggulan sebagaimana yang tertuang pada RPJMD di Kota Metro tahun 2016-2021.

“Sebelum meresmikan APIP diharapkan kepada Inspektorat dapat berkomitmen, agar pelaksanaan pengawasan berdasarkan prinsip professional, independen, objektif, tidak tumpang tindih. Dan kepada OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, agar kiranya keberadaan klinik konsultasi ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Tambahnya di akhir sambutan orang nomor dua ini mengatakan, konsultasi kan berbagai permasalahan seperti, potensi penyimpangan pelanggaran aturan, maupun kerugian daerah atas suatu program kegiatan. “Sehingga Dari louncing nya klinink APIP ini mampu membawa lebih baik Kota Metro dari Kabupaten yang lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, kegiatan ini dihadiri Plh. Kepala BPKP Provinsi Lampung Rita Erva, Staf Ahli Pemerintah Kota Metro, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Metro.