Insentif RT/RW di Kota Metro akan Naik

Bertempat di Aula Kelurahan Hadimulyo Barat, Walikota Metro Achmad Pairin memberikan evaluasi dan pembinaan kepada RT/RW se-Kecamatan Metro Pusat, Selasa (25/09/2018).

Acara ini turut dihadiri Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Camat dan Lurah se-Metro Pusat.

Berdasarkan laporan Camat Metro Pusat Triana Apresia mengatakan, Kecamatan Metro Pusat terdiri dari 5 kelurahan, yang diantaranya Kelurahan Imopuro, Kelurahan Metro, Kelurahan Yosomulyo, Kelurahan Hadimulyo Barat dan Kelurahan Hadimulyo Timur. Dari 5 kelurahan ini terdapat  Aparatur Perangkat Kelurahan dan Kecamatan sebanyak RT 229 dan RW sebanyak 56 orang.

Sementara dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan, apresiasinya kepada Camat, Lurah dan Ketua RT/RW yang sudah on time. Dimana acara ini  dilakukan dalam rangka pembinaan untuk mendukung program pembangunan di Kota Metro.

“Pada agenda pertemuan ini saya akan membahas mengenai pembangunan daerah, terutama daerah  yang kumuh, salah satunya dari Kelurahan Imopuro. Saya ingin masyarakat kita memiliki WC sehat.  Kemudian Ketua RT di setiap lingkungan untuk mengecek masyarakat yang tidak mempunyai WC sehat, untuk di laporkan kepada Lurah,” ujar Pairin.

Tambahnya Achmad Pairin menginformasikan kepada RT/RW bahwasanya, dana insentif pada triwulan ke 4 akan di tambah sebanyak Rp. 50.000. “Ditambah lagi, RT/RW di Kota Metro akan mendapatkan kartu BPJS Ketenagakerjaan, dengan iuaran sebesar Rp. 11.000 setiap bulannya akan ditanggung Pemerintah Kota Metro,” katanya di akhir sambutan.

Kemudian pada acara ini dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis, berupa dana insentif pada triwulan ke 3, 2 baju seragam dan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan RT/RW setiap daerah oleh Walikota Metro.

Evaluasi Kinerja RT/RW Kecamatan Metro Timur Tahun 2018

Wakil Walikota Metro Djohan menghadiri silaturahmi dan Evaluasi Kinerja serta Pembinaan Aparatur Perangkat Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Metro tahun 2018 di Kelurahan Yosodadi, Senin (24/09/18).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Pemerintahan, Camat Metro Timur, Lurah se-Kecamatan Metro Timur, BPJS Bandar Lampung, dan RT/RW se-Kecamatan Metro Timur.

Pada Laporannya Camat Metro Timur Rosita Tarmizi menjelaskan bahwa, jumlah RT di Kelurahan Yosodadi sebanyak 179 dan RW sebanyak 57 yang akan diberikan dana operasional, baju dan trening serta kartu BPJS untuk lebih meningkatkan kinerja.

Selain itu, Rosita juga menjelaskan agar para RT/RW untuk pengambilan setiap dana operasional sendiri, tanpa diwakilkan guna untuk menjaga silaturahmi antar Camat, Lurah dan RT RW se-Kecamatan Metro Timur.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Metro, Djohan menjelaskan bahwa, pada hari ini akan diberikan dana insentif sebagai salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kota Metro berupa Insentif, untuk RT sebesar Rp. 200.000 menjadi Rp.250.000. Sedangkan insentif RW dari Rp.225.000 menjadi Rp.275.000, serta baju seragam dan kaos olah raga untuk RT dan RW.

“Dengan harapan, mampu meningkatkan semangat dan loyalitas dalam bekerja, sehingga tercipta SDM yang berkualitas, serta dapat menjadi faktor penggerak untuk menggali swadaya dan partisipasi masyarakat. Sehingga pembangunan bidang sosial dengan kemasyarakatan di Kota Metro dapat lebih meningkat pada masa-masa yang akan datang,” ungkap Djohan.

Selain itu Djohan,  menghimbau kepada RT/RW agar dapat mengajak masyarakat untuk membayar pajak dan meningkatkan PBB khususnya di Kecamatan Metro Timur. “Dengan harapan pembayaran PBB mencapai 100 %, sehingga dapat menutup tunggakan dana PBB tahun lalu. Sebagai mana kita ketahui, pembayaran terakhir PBB pada bulan Desember,” tutupnya.

Acara pada pagi ini ditutup dengan penyerahan secara simbolis dana insentif, BPJS serta seragam kepada beberapa RT/RW se-Kecamatan Metro Timur oleh Wakil Walikota Metro.

 

Senam LLI, Pemkot Metro akan Bangun Kios Sekitaran Lapangan Samber

Pemerintah Kota Metro menggelar acara Gebyar Senam Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kota Metro yang terletak di Lapangan Samber Kota Metro . Dalam acara tersebut hadir Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata kota Metro , Camat, Lurah dan para peserta, Minggu (23/09/18).

Dalam sambutannya Walikota Metro menyampaikan kepada para peserta yang dihadiri oleh seluruh Anggota LLI  se-Kota Metro agar tetap semangat mengikuti kegiatan senam yang diadakan sebulan sekali pada minggu ke-4 dan  berharap acara seperti ini dapat terus berjalan agar para peserta tetap sehat.

Lanjut Achmad Pairin juga menyampaikan bahwa, akan diadakan penataan ruang publik, taman dan ruang terbuka hijau yang menjadi salah satu diantara program prioritas pemerintah tahun 2018. Salah satunya, Lapangan Samber dan Kuburan yang tepat berada  bersebelahan dengan Lapangan Samber Kota Metro.

“Untuk Lapangan Samber Kota Metro atau yang dikenal dengan Samber Park ada beberapa titik yang akan di renovasi. Diantaranya akan adanya Pergola yang disediakan untuk menjadi tempat pertemuan masyarakat sepanjang 30 Meter, lapangan basket yang akan ditutupi oleh pagar tinggi dan akan dibangun kios-kios dan emperan yang akan mengelilingi sisi samping kanan. Sedangkan pada sisi kiri panggung utama, akan digunakan untuk pedagang kuliner, serta akan menambah lokasi parkir di beberapa titik salah satunya di samping tugu kayu aro” jelasnya.

Sementara itu, untuk pemakaman yang tepat berada di samping Lapangan Samber tidak luput menjadi perhatian Pemerintah Kota Metro. “Rencananya akan renovasi, salah satunya pagar yang mengelilingi kuburan yang di kenal dengan Pemakaman Samber. Akan kami pugar menjadi lebih baik, sehingga indah dilihat dan membuat masyarakat nyaman dengan tidak menghilangkan tata sopan saat berada di lokasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Metro Djohan, menyambut baik semangat anggota LLI yang ada di Kota Metro dalam mengikuti senam bersama, dengan harapan semua anggota LLI sehat, sejahtera dan Metro maju. “Semoga kita dapat selalu bersama dan kesempatan ini harus kita pertahankan,” ucap Djohan.

Kinerja RT/RW di Kota Metro Dijamin Lewat BPJS Ketenagakerjaan

Pemerintah Kota Metro melakukan kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandar Lampung. Hal ini ditandai dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di OR Setda Kota Metro,  Jumat (21/9/2018).

 

Walikota Metro Achmad Pairin dalam acara tersebut mengatakan, MoU pada hari ini membahas mengenai ke ikut sertaan Ketua RT/RW Kota Metro dalam program Jaminan Sosisal pada BPJS Ketenagakerjaan. Dimana dana iuran pada setiap bulannya sebesar Rp. 11.000 akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Metro.

“Sesuai dengan perjanjian yang sudah kami sepakati, Ketua RT/RW jika mengalami kecelakaan dan kematian saat bekerja akan mendapatkan jaminan. Hal ini merupakan suatu bentuk keperdulian kami kepada RT/ RW, yang telah melayani masyarakat Kota Metro,” ungkap Achmad Pairin.

Berdasarkan sambutan Kepala BPJS Cabang Bandar Lampung Herry Subroto mengatakan, MoU dalam program BPJS Ketenagakerjaan untuk RT/RW, pertama dan baru dilakukan di Kota Metro  dengan menggunakan dana APBD.

“Jaminan sosial tersebut berupa jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian. Dari sisi manfaat, dahulu Jamsostek hanya kami tanggung sebesar Rp. 20 juta. Namun saat ini yang beralih menjadi BPJS Ketenagakerjaan kami tanggung sepenuhnya,” jelas dia.

Tambahnya, pada BPJS Ketenagakerjaan bagi RT dan RW yang mengalami kecelakaan dan mengalami kecacatan akan dilakukan Program Kembali Bekerja (Return to Work) berupa pendampingan kepada peserta, mulai dari peserta masuk perawatan di rumah sakit sampai peserta tersebut dapat kembali bekerja.

“Sementara bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan dan kematian, maka mendapatkan santunan berkala sebanyak 48 bulan  x UMK Metro berdasarkan sebesar Rp. 2.075.850. Dan jika peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak mendapatkan insiden, maka uang tidak akan di kembalikan, karena kita menggunakan sistem gotong royong. ” terang Herry Subroto.

Dan pada akhir penyampaiannya, Herry Subroto mengungkapkan bahwa, pegawai Non ASN di Kota Metro sudah menjadi peserta pada BPJS Ketenagakerjaan. “Saya ucapkan terimakasih atas kerjasamanya.  Semoga dari MoU ini dapat menjadi inspirasi Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Pemkot Metro Terima Penghargaan WTP 5 Tahun Berturut-turut dari Menteri Keuangan Sri Mulyani

Pemerintah Kota Metro menerima penghargaan atas pencapaian opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut-turut, yaitu dalam kurun waktu 2013-2017. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2018 di Gedung Dhanapala, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Dengan mengambil tema “Pengelolaan Keuangan Negara yang Sehat untuk Indonesia Kuat” Rakernas dibuka oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang hadir dengan beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Kerja. Mewakili pemerintah, Sri Mulyani  memberikan apresiasi bagi Kementerian atau Lembaga dan Pemda yang telah meningkatkan kualitas pelaporan keuangannya.

Untuk 2017, jumlah Kementerian dan Lembaga yang memperoleh opini WTP dari LHP BPK meningkat menjadi 79 entitas dari sebelumnya 73 entitas pada 2016. Sementara Pemerintah Daerah yang mendapatkan WTP menjadi 411 Pemda meningkat dibanding tahun sebelumnya 374 Pemda.

Sri Mulyani juga meminta agar capaian Pemerintah Pusat dan Daerah yang baik tersebut tidak lantas membuat kinerja pemerintahan dan lembaga puas diri. “Capaian laporan keuangan yang mayoritas WTP ini harus menjadi motivasi bagi Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk selalu meningkatkan kinerjanya”, pesannya.

Pada Rakernas ini, Pemerintah juga memberikan penghargaan bagi 93 institusi baik dari Kementerian  Negara/Lembaga maupun Pemerintah Daerah (Provinsi, Kota, dan Kabupaten) yang mendapat opini terbaik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yaitu WTP sebanyak 5 kali berturut-turut.

Kota Metro menjadi salah satu Pemerintah Daerah dari 93 institusi penerima penghargaan dalam acara tersebut, karena Pemerintah Kota Metro telah berhasil mempertahankan opini WTP selama 5 tahun berturut-turut. Penghargaan diserahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan diterima langsung oleh Walikota Metro Achmad Pairin.

“Semoga penghargaan ini menjadi penambah motivasi kita bersama untuk terus membangun Kota Metro menjadi lebih baik lagi,” ujar Achmad Pairin.

SMPN 7 Metro Sabet Juara 1 di Turnamen Bola Volly Putri

Ketua PERWOSI Kota Metro Siti Aisyah menyerahkan reward kepada SMPN 7 Metro, dalam rangka Turnamen Bola Volly Putri tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama) se-Kota Metro Tahun 2018, yang berlangsung di GOR STO Kota Metro, Kamis (20/09/18).

Kegiatan yang diadakan oleh PERWOSI Kota Metro ini berlangsung 2 hari, dari tanggal 19-20 September 2018 dimenangkan oleh SMP N 7 Metro. Sementara untuk juara ke dua SMP N 5, juara ke tiga SMP N 10 dan juara harapan diraih oleh SMP N 2 Kota Metro.

Dalam sambutannya Ketua PERWOSI Kota Metro Siti Aisyah menyampaikan, ucapan terimakasih kepada seluruh peserta dan tim kerja, sehingga lomba volly putri tingkat SMP ini pertama kali dilaksanakan di Kota Metro.

“Saya harap tahun yang akan datang, kegiatan ini terus berlangsung karena Pemerintah Kota Metro juga sangat mendukung berbagai kegiatan olahraga. Terus raih prestasi, jangan berbangga diri dengan prestasi saat ini, namun jadikan ini awal dari perjalanan prestasi yang lebih baik lagi,” jelas Siti Aisyah.