Pemerintah Kota Metro Adakan Sosialisasi Kerukunan Beragama

Walikota Metro Achmad Pairin membuka kegiatan sosialisasi kerukunan dalam kehidupan beragama di Kota Metro. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang bertempat di Aula Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, Selasa (08/05/2018).

Sosialisasi yang bertemakan Peran Tokoh Agama Dalam Mendukung Terwujudnya Pilkada yang Jujur, Aman dan Damai, menghadirkan Narasumber dari Polres, Kodim, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Metro. Mengenai peserta sosialisasi berjumlah 200 orang, yang terdiri dari Lurah dan Tokoh Agama se- Kota Metro.

Dalam sambutannya Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, apresiasinya atas terselenggaranya sosialisasi kerukunan umat beragama. Dengan harapan dapat meningkatkan kualitas kehidupan antar umat beragama khususnya di Kota Metro. Selain itu, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan akan tercipta kemitraan dan hubungan yang harmonis antara Pemerintah dengan Masyarakat.

“Setiap peserta dari sosialisasi ini diminta untuk memperhatikan materi yang disampaikan dengan seksama. Kemudian lakukan diimplementasikan dalam berbagai program peningkatan kerukunan antar Umat beragama sesuai dengan wewenangnya masing-masing,” tegas Pairin.

Sementara dalam sambutan Plt. Kepala Kantor Kesbangpol Kota Metro Nur Elman menambahkan, bahwa sosialisasi tersebut bertujuan agar para Peserta memahami pentingnya kerukunan dan harmonisasi kehidupan antar Umat beragama. Selain itu juga untuk menyambut pelaksanaan Pilkada serentak 2018, Pileg 2018, dan Pilpres 2019, agar bisa berjalan dengan jujur, aman, dan damai.

“Sosialisasi ini akan dilaksanakan sebanyak 2 (dua) kali, yang terakhir akan dilaksanakan di Aula Kecamatan Metro Utara pada 15 Mei 2018 mendatang,” pukasnya.

 

Walikota Metro Sambangi Nenek Hamidah Penderita Tumor Ganas

Walikota Metro Achmad Pairin kunjungi pasien penderita  tumor ganas yang saat ini dirawat di ruang THT RSUD Ahmad Yani Metro, Selasa (08/05/18).

Penderita tumor ganas tersebut bernama nenek Hamidah, warga Jalan Melati RT 41, Metro Pusat yang menderita penyakit dan menyerang rongga hidung, sehingga menyebabkan benjolan besar.

Walikota Metro Achmad Pairin menyatakan, untuk penanganan tersebut pihak rumah sakit belum bisa menangani, akan tetapi pihak rumah sakit akan tetap memberikan fasilitas dan pelayanan yang terbaik untuk pasien.“Saya menghimbau kepada seluruh OPD yang ada di Kota Metro, mari bersama-sama kita membantu meringankan baiya pengobatan nenek Hamidah ini dengan se ikhlasnya,” ungkapnya.

Sementara itu, anak kedua Hamidah Azwar menuturkan, ibunya diketahui menderita tumor ganas tersebut sejak 1,5 tahun lalu.

Pembukaan Sosialisasi Materi Pendidikan dan Fasilitasi Perumusan Kebijakan Perencanaan Pembangunan Kependudukan

Pemerintah Kota Metro adakan acara Sosialisasi Materi Pendidikan Kependudukan dan Fasilitasi Perumusan Kebijakan Perencanaan Pembangunan Kependudukan, yang berlangsung di LEC Kartika Kota Metro, Selasa (8/5/2018).

Acara yang dibuka oleh Staf Ahli III Pemkot Metro Agustini, menghadirkan 35 peserta yang terdiri dari para guru Geografi SMP dan SMA, kepala OPD terkait serta kualisi kepedudukan.

 

Berdasakan sambutan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Juni Kuswati mengatakan, acara sosialisasi ini bertujuan untuk mesosialisasikan tentang materi pendidikan kependudukan melalui jalur pendidikan formal dan non formal.

“Pada kesempatan ini, kami mendatangkan langsung narasumber dari BKKBN Provinsi Lampung, yang berkaitan dengan pendidikan formal untuk memfasilitasi perumusan kebijakan mengenai kependudukan. Oleh karena itu, kami undang SKPD terkait, supaya nanti dalam program yang dilaksanakan Dinas terkait ada berwawasan kependudukan terarah, untuk kaitannya dengan wawasan kependudukan,” tegas Juni Kuswati.

Sedangkan dalam sambutan Staf Ahli III  mengungkapkan bahwa, kegiatan ini dalam upaya kita bersama dalam rangka memberikan pengetahuan akan pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam program keluarga berencana. “Seperti yang kita ketahui bahwa, kegiatan seperti ini sangat baik dilaksanakan guna mensukseskan visi Kota Metro,” katanya.

“Penyampain materi kependudukan melalui jalur kependidikan, baik bentuk fomal atau non formal merupakan cara yang efektik  untuk membentuk  penduduk yang berkualitas. Serta kegiatan seperti ini, akan meningkatkan pengetahuan, kesetaraan dan keperdulian masyarakat tentang kondisi kependudukan di Indonesia pada umunya, dan Kota Metro khususnya,” ucap Agustni.

Lebih lanjut, Agustni  menegaskan bahwa, kita semua bertanggung jawab atas masalah kependudukan. Oleh karena itu rencana pembangunan wawasan kependudukan juga dibuat harus dengan matang.

“Kebijakan-kebijakan yang disusun hendaknya terarah dalam meningkatkan kualitas derajat masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan ketrampilan, serta laju pertumbuhan penduduk.  Saya juga mengingatkan kepada peserta untuk menanyakan hal-hal yang kurang di mengerti,” ungkapnya.