Kota Metro Raih Penghargaan Bintang Dua Dari Kemendagri

Kota Metro meraih penghargaan atas penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dari Kementerian Dalam Negeri RI. Penghargaan tersebut diterima pada acara Malam Apresiasi Penyelenggaraan Pemerintah di Hotel Sultan Jakarta, pada tanggal 25 April 2018 yang lalu.

Pada acara tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo dan Gubernur serta Bupati dan Walikota yang dinilai berprestasi. Dimana acara tersebut merupakan rangkaian Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-22 Tahun 2018.

Kota Metro sendiri memperoleh penghargaan dengan status bintang dua, dengan nilai yang diperoleh sebesar 3,2889 dan menempati urutan ke-17 dari 93 Kota seluruh Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Kota Metro yang dinilai telah memenuhi kewajiban dengan tepat waktu dalam penyampaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah Pusat melalui Gubernur.

Berdasarkan pernyataan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Metro, Deddy Hasmara, mengatakan bahwa ada sekitar 700 indikator yang digunakan dalam penilaian ini, serta harus didukung dengan data-data yang valid.

“Penilaian juga dilakukan melalui beberapa tahapan. Dimana untuk evaluasi awal dilakukan oleh Tim Daerah yang terdiri dari Pemerintah Provinsi dan BPKP Perwakilan Lampung. Selanjutnya, evaluasi dilakukan oleh Tim Nasional yang terdiri dari Kementerian Dalam Negeri dan BPKP Pusat,” ungkap Deddy Hasmara.

Sementara itu, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota Metro sangat bersyukur atas diterimanya penghargaan tersebut. “Penghargaan ini pada hakekatnya bukan merupakan prestasi Walikota, Wakil Walikota atau Sekretaris Daerah saja. Namun juga merupakan prestasi dari seluruh jajaran aparatur Pemerintah Kota Metro,” ujarnya.

Achmad Pairin  juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada segenap jajaran ASN serta, berbagai pihak yang telah mendukung kelancaran pembangunan serta pemerintahan di Kota Metro selama ini.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXII Sekaligus Penyerahan Reward Atlet Metro Berprestasi

Pemerintah Kota Metro menggelar upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXII yang berlangsung di Halaman Pemerintah Daerah Kota Metro, Senin (30/04/18).

Peringatan Hari Otonomi Daerah ini mengusung tema “Mewujudkan Nawa Cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Bersih dan Demokratis”. Tema yang diusung tersebut merupakan perjalanan usia 22 tahun, dimana kedewasaan bersemai.

Menurut sambutan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, yang disampaikan oleh Walikota Metro Achmad Pairin bahwa dengan semakin dewasa bangsa ini, maka cara utama yang paling efektif mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah melalui penyelenggaraan otonomi daerah yang bersih dan demokratis.

“Penyelenggaraan otonomi daerah yang bersih dan demokratis artinya bukan hanya mengharuskan daerah-daerah menjalankan kewenangan otonomi daerah berlandaskan kepada peraturan undang-undang yang berlaku, tetapi juga harus menjadikan transparasi dan partisipasi publik sebagai dasar dan tolak ukur utama dalam setiap pengambilan kebijakan sehingga apapun kebijakan itu dapat di pertanggungjawabkan kepada rakyat”, ucapnya.

Pada sambutan tersebut, Achmad Pairin juga menyampaikan bahwa kepada semua Kepala Daerah dan Perangkat Daerah jangan takut untuk berinovasi. “Inovasi didaerah bukan hanya mampu menjadi solusi berbagai persoalan di daerah, meningkatkan daya saing daerah, serta gerbang menuju kesejahteraan, tetapi juga menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing bangsa kita di dunia”.

“Saya berharap peringatan Hari Otonomi Daerah ini bukan sekedar seremoni belaka, tetapi menjadi momentum bagi kita mengevaluasi sudah sejauh mana penyelenggaraan otonomi daerah bermuara kepada kesejahteraan masyarakat,” Tegasnya.

Pada kesempatan ini juga, Walikota Metro didampingi Sekda Kota Metro dan Kadis Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Metro, menyerahkan Reward kepada Atlet Kota Metro berprestasi yang telah mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung ke 8.

Diketahui, pada Porprov Lampung ke 8, Kota Metro mendapatkan urutan ke-5 dari 15 Kabupaten/kota se Provinsi Lampung dengan perolehan mendali emas sebanyak 41 mendali, mendali perak sebanyak 58 mendali, dan mendali perunggu sebanyak 111 mendali.

Atas nama Pemerintah Kota Metro, Achmad Pairin mengucapkan selamat kepada para atlet yang telah meraih prestasi. “Terimakasih banyak kepada para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Kota Metro, reward ini pantas diberikan mengingat kalian semua sudah berjuang dengan baik di ajang pertandingan Pekan Olahraga Provinsi Lampung ke 8. Harapan kami kedepan akan lebih baik lagi”, tutup Pairin.

Wakil Walikota Meresmikan Launching Bantuan Penyaluran Pangan Non Tunai

Dinas Sosial Kota Metro Melaunching Bantuan Penyaluran Pangan Non Tunai (BPNT) dan penyerahan secara simbolis bantuan sarana prasarana dan bahan bangunan  bagi rumah Ibadah di Kota Metro Acara di laksanakan di Lapangan 22 Hadimulyo Barat, Jum’at (26/04/2018).

Launching di hadiri Wakil Walikota Djohan, Asisten I Ridwan, Asisten II Prayetno, Kepala Dinas Sosial Ellya Lusianna, Para Kepala OPD, dan para undangan.

Program bantuan pangan Non Tunai (BPNT) merupakan transformasi dari bantuan pangan Raskin dan Rasta, pada bulan april tahun 2018 merupakan penyaluran perdana BPNT di Kota Metro dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat sebanyak 5.980 terbagi di 19 agen yang di sebut E Warong.

“Masing-masing E Warong memiliki penyelia yang berasal dari tenaga kesejahteraan sosial kecamatan, Jumlah bantuan yang diterima setiap KPM sebesar Rp110.000,-/bulan sehingga total dana yang digulirkan oleh Kementrian Sosial RI sebesar Rp 647.900.000,- setiap bulan  untuk BPNT” Ucapnya Ellya Lusianna.

“Dana Rp 110.000,- di kirim ke masing-masing rekening KPM dan dipergunakan untuk transaksi beras dan telur dengan menggunakan kartu kombo yang digesekkan di mesin EDC” Lanjutnya.

Wakil Walikota memberikan sambutannya sekaligus meresmikan Launching  Bantuan Penyaluran Pangan Non Tunai (BPNT)   “Hadirin yang saya hormati Bantuan Penyaluran Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan tranformasi dari bantuan pangan Raskin dan Rastra, Melalui bank penyalur yaitu BRI untuk Kota Metro bantuan berupa uang Rp 110.000,- di transfer ke rekening masing masing, Dengan demikian tujuan program bantuan pangan secara non tunai adalah untuk meningkatkan ketepatan kelompok sasaran ” Imbuhnya” Djohan.

Djohan menambahkan “Pada kesempatan ini, Pemerintah Kota Metro juga akan menyerahkan secara simbolis bantuan kepada rumah ibadah berupa bantuan bahan bangunan dan sarana prasarana” Tutupnya.

MTQ ke-46 Tingkat Provinsi Lampung , Wakil Walikota Metro Lepas 32 Khalifah Kota Metro

Wakil Walikota Metro Djohan melepas 32 peserta Kafilah Kota Metro untuk mengikuti MTQ ke-46 tingkat Provinsi Lampung di Bandar Lampung. Pelepasan Kafilah ini berlangsung di Aula Pemerintah Daerah Kota Metro, Kamis (26/04/18).

Dalam sambutannya Djohan mengatakan, atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kota Metro menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan tingkat Provinsi ini. Diharapkan nantinya Kafilah yang diutus bisa menampilkan yang terbaik, sehingga membawa kemenangan untuk Bumi Sai Wawai.

“Kafilah yang diutus ini adalah Duta Kota Metro yang tentunya akan membawa nama baik Kota Metro, karenanya Kafilah hendaknya dapat menjaga kekompakan, kedisiplinan, dan tata krama kepada semua yang terlibat dalam kompetisi tersebut”, harap Djohan.

Kemudian untuk para Official dan Pendamping, tentunya dapat memberikan arahan dan bimbingan serta koordinasi dengan sebaik-baiknya kepada Kafilah, agar Kafilah memiliki keyakinan dan semangat untuk menampilkan yang terbaik.

“Apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Alim Ulama, Pelatih, dan semua pihak terkait yang turut berpartisipasi guna kesuksesan kompetisi ini, selamat berjuang dan bawalah kemenangan untuk Kota Metro”, tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Metro sekaligus Ketua Kafilah Johan Yusuf menjelaskan, bahwa Kafilah telah mengikuti Training Center (TC) yang dilaksanakan pada 16-18 Maret 2018. Kafilah akan terbagi dalam 6 cabang perlombaan yakni cabang Tilawah untuk golongan Anak-anak, Remaja, dan Dewasa, cabang Tartil, Qiro’at Mujawwad, Qiro’at Murottal Remaja, Qiro’at Murrotal Dewasa, dan Cacat Netra.

Kemudian cabang Tahfidz 1 Juz Ma’at Tilawah, 5 Juz Ma’at Tilawah, dan 10 Juz, cabang Tahfidz 20 Juz, 30 Juz, Tafsir Bahasa Arab, dan Tafsir Bahasa Indonesia, cabang Fahmil Qur’an, dan cabang Khottil Qur’an dan M2IQ.

Adapun rincian pembentukan Tim Kafilah Kota Metro dalam rangka MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-46 berdasarkan SK Walikota Metro No. 366/KPTS/SETDA/02/2018, diantaranya Pengarah, pendamping dan pelatih sebanyak 35 orang, peserta MTQ sebanyak 32 orang, dan Tim kesehatan 3 orang.

Pembukaan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Kota Metro Tahun Anggaran 2018

Pemerintah Kota Metro mengadakan kegiatan fasilitasi sosialisasi peraturan perundang-undangan Kota Metro Tahun Anggaran 2018. Dimana kegiatan ini di leading sektor oleh Bagian Hukum Pemerintah Kota Metro yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Rabu (25/04/2018).

Berdasarkan laporan Kepala Bagian Hukum Ika Pusparini Anindita Jayasinga mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dan aparatur Pemerintah terhadap peraturan daerah.

“Narasumber kegiatan ini dari Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Komunikasi Dan Informatika,BPPRD Kota Metro, Kantor Kesatuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Dinas Koperasi UMKM, UKM dan Perindustrian Kota Metro, dan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Metro,” ungkap Kabag Hukum.

Lebih lanjutnya, Kabag Hukum Ika Pusparini memaparkan materi yang akan diberikan berupa 10 Peraturan Daerah (Perda) diantarnya ;

  1. Perda Kota Metro Nomor 1 Tahun 2017 tentang perubahan ketiga atas Peraturan daerah nomor 2 tahun 2012 tentang pajak daerah.
  2. Perda Kota Metro Nomor 2 tahun 2017 tentang pembentukan lembaga penyiaran publik lokal Radio Metropolis.
  3. Perda Kota Metro nomor 3 tahun 2017, tentang pencabutan atas Perda Kota Metro Nomor 6 Tahun 2008 tentang urusan pemerintah yang menjadi kewenangan pemerintahan
  4. Perda nomor 4 tahun 2007 tentang perubahan atas Perda Kota Metro nomor 2 tahun 2012 tentang penataan dan pembinaan pergudangan
  5. Perda Nomor 9 Tahun 2017 tentang ketertiban umum keindahan dan ketertiban
  6. Perda Nomor 8 Tahun 2017 tentang pemeliharaan dan pelestarian budaya Lampung
  7. Perda Nomor 10 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan kota wisata
  8. Perda Nomor 1 tahun 2018 tentang pemanfaatan lahan dan pengelolaan sampah rumah tangga
  9. Perda nomor 2 tahun 2018 tentang penyelenggaraan pendidikan
  10. Perda Nomor 3 tahun 2018 tentang perkoperasian.

Tambahnya, Ika Pusparini menyampaikan bahwa, peserta dari kegiatan ini berjumlah 75 orang, yang terdiri dari  Aparatur kelurahan dan kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Ibu-ibu PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Metro.

Sedangkan dalam sambutan Asisten I Ridwan mengatakan harapannya, agar masyarakat dan aparatur terkait dapat lebih mengetahui dan memahami produk hukum yang ada. Sehingga akan membantu terciptanya aparatur serta masyarakat yang taat hukum dan taat pada peraturan perundangan yang berlaku di Kota Metro.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa peraturan perundang-undangan khususnya Perda Kota Metro, merupakan salah satu landasan pembangunan untuk menjadikan Kota Metro sebagai kota yang berkembang, menuju sebuah kota yang besar. Hal ini untuk mewujudkan Visi Kota Metro, Kota Pendidikan dan Pariwisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandasan Pembangunan Partisipatif,” ungkapnya.

Lanjutnya, acara ini merupakan salah satu kegiatan penyebarluasan informasi dan pemahaman terhadap peraturan daerah yang berlaku, untuk mewujudkan dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, sehingga terciptanya budaya hukum dalam bentuk tata tertib dan patuh terhadap norma hukum dan peraturan daerah yang berlaku.

“Sekali lagi, saya menyampaikan penghargaan dan mengucapkan terima kasih kepada narasumber atas kesediaan menyampaikan materi dan membagikan pengetahuannya pada para peserta sosialisasi. Diharapkan para peserta mampu mensosialisasikan kembali kepada lingkungan terdekat, sehingga produk perundangan yang telah kita miliki dapat disosialisasikan secara lebih luas,” tutup Ridhwan.

 

 

 

Pelepasan Siswa/Siswi Kelas XII SMA Negeri 2 Metro

Sebagai bentuk perayaan selepas pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/sederajat, hari ini SMA Negeri 2 Kota Metro (Smanda) mengadakan pelepasan  siswa-siswi  kelas XII Tahun 2018 yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah Kota Metro,Selasa (24/04/2018).

Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Metro yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro,Kepala SMA Negeri 2 Metro, Ketua dan Anggota Komite SMA Negeri 2 Metro, Panitia Pelaksana, Para Siswa-siswi dan Para Undangan.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Metro yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Ria Andari memberi sambutan dan menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka di SMA Negeri 2 dan prestasi-prestasi yang sudah diraih selama ini.

Dijelaskannya, pendidikan merupakan bekal yang bermanfaat dalam mengarungi kehidupan .“Saya ajak para siswa untuk terus melanjutkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi, baik dalam bidang akademik maupun dalam mengarungi kehidupan, sehingga Insya Allah anak-anak kita mampu meraih sukses dimasa mendatang” Ucapnya.

Dengan Harapan dimasa mendatang SMA Negeri 2 Metro akan terus maju dan tetap dapat mempertahankan predikat sebagai salah satu SMA berkualitas di Provinsi Lampung.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 2 mengharapkan para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di Smanda, dapat menyongsong masa depan mereka dengan bekal yang telah didapatkan selama mengikuti pendidikan di SMA Negeri 2 Metro.